Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Stok Oksigen di Pasar Pramuka Masih Aman

Ahad 27 Jun 2021 16:57 WIB

Red: Ani Nursalikah

Stok Oksigen di Pasar Pramuka Masih Aman. Warga memilah face shield di Pasar Pramuka, Rawamangun, Jakarta, Sabtu (6/6). Menjelang tatanan normal baru, penjualan face shield mengalami peningkatan permintaan guna menekan penyebaran COVID-19, harga face shield dijual mulai dari harga Rp

Stok Oksigen di Pasar Pramuka Masih Aman. Warga memilah face shield di Pasar Pramuka, Rawamangun, Jakarta, Sabtu (6/6). Menjelang tatanan normal baru, penjualan face shield mengalami peningkatan permintaan guna menekan penyebaran COVID-19, harga face shield dijual mulai dari harga Rp

Foto: Republika/Thoudy Badai
Harga oksigen medis mengalami kenaikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Himpunan Pedagang Farmasi Pasar Pramuka Edy Haryanto mengatakan, stok tabung oksigen medis di Pasar Pramuka, Jakarta Timur masih aman untuk memenuhi tingginya permintaan.

 

Permintaan oksigen mengalami kenaikan 15 persen dibandingkan saat normal. "Masih aman persediaannya," kata Edy saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu lalu.

Baca Juga

Edy mengatakan, tingginya permintaan tabung oksigen medis yang terjadi secara bersamaan membuat pedagang tidak menyiapkan stok di tokonya sehingga seolah-olah persediaan menipis. "Mungkin karena permintaan juga berbarengan jadi pas di toko kan tidak banyak, tapi nggak ada masalah," ujar Edy.

Edy mengatakan, harga jual tabung oksigen medis di Pasar Pramuka saat ini mengalami kenaikan meski tidak menyebutkan angkanya. Dia menambahkan untuk rata-rata penjualan tabung oksigen medis di antara pedagang per hari juga tak menentu.

"Rata-rata hitungannya tidak bisa harian, kadang dalam sehari tidak bisa keluar lima atau enam tabung. Jadi rata-ratanya bulanan. Per bulan bisa jual sampai 40-50 tabung. Sekarang bisa 60 tabung secara keseluruhan," kata Edy.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga telah menjamin ketersediaan tabung oksigen medis di Ibu Kota. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menjamin ketersediaan pasokan tabung oksigen medis di rumah sakit.

"Kami selalu berkomunikasi kalau ada kendala dari pemasok karena ada keterbatasan armada atau SDM. Kami siap membantu untuk bisa bisa sampai ke rumah sakit," ujar Widyastuti.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile