Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

30 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Penambahan BOR RS Masih Dialami DIY, Bali, dan Jawa Timur

Selasa 20 Jul 2021 11:45 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Yudha Manggala P Putra

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Foto: AP/Trisnadi
Fokus penanganan kesehatan akan diutamakan ke tiga wilayah itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satgas Penanganan Covid-19 mencatat masih ada peningkatan keterisian rumah sakit di tiga provinsi, yakni DI Yogyakarta, Bali, dan Jawa Timur. Satgas tidak merinci angka BOR (bed occupancy ratio) dari ketiga provinsi tersebut. Hanya saja, pemerintah memastikan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan akan difokuskan di tiga provinsi di atas.

"Berdasarkan evaluasi penanganan kesehatan yang telah dilakukan, masih terlihat penambahan kasus yang masuk ke rumah sakit di provinsi DIY, Bali, dan Jatim. Ke depannya fokus penanganan kesehatan dan percepatan vaksinasi akan diutamakan bagi daerah-daerah tersebut," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dalam keterangan pers, Selasa (20/7).

Presiden Jokowi, ujar Wiku, juga sudah menginstruksikan Kementerian Kesehatan untuk bergerak cepat dalam perbaikan penanganan Covid-19, baik dengan penambahan kapasitas tempat tidur dengan konversi atau melalui pembangunan RS darurat. Alat kesehatan pendukung pun disebut sudah ditambahkan pasokannya.

"Dukungan ini didapat dari unsur pemerintah atau swasta dengan bentuk pasokan oksigen, ventilator, dan masker medis. Begitu juga dengan bantuan dosis vaksin yang terus berdatangan demi percepatan vaksinasi," kata Wiku Adisasmito.

Selain itu, pemerintah juga menyoroti masih ada tiga provinsi di Jawa yang cakupan vaksinasinya masih rendah, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten. Wiku menyebutkan, percepatan vaksinasi Covid-19 akan dilakukan di tiga provinsi tersebut dalam waktu dekat.

"Pemerintah berkomitmen menjamin setiap orang mampu mengakses vaksin dengan baik, dengan skema pemerintah atau gotong royong," kata Wiku.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile