Monday, 14 Jumadil Akhir 1443 / 17 January 2022

Monday, 14 Jumadil Akhir 1443 / 17 January 2022

In Picture: Tenda Ruang Rawat RS Lapangan Covid-19 Kebayoran

Rabu 28 Jul 2021 15:50 WIB

Red: Yogi Ardhi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah kasus Covid-19 yang belum usai, sejumlah pasien dengan gejala Covid-19 mulai berdatangan. Menurut salah satu dokter RS Lapangan di RSUD Kebayoran Lama, Dr. Fiqi Yusrina mengatakan, “Di pertengahan bulan Juli lalu, peningkatan pasien covid-19 di RSUD Kebayoran Lama ini cukup signifikan. Kami jadi harus memaksimalkan hingga sepuluh bed. Di situ kami cukup kewalahan menangani pasien dengan keterbatasan tenaga serta alat-alatnya.” 

Fiqi juga menyampaikan, bantuan dari Dompet Dhuafa dan para donaturnya ini sangat membantu penanganan di RSUD Kebayoran Lama. Terutama untuk screening pasien dan perawatan pasien dengan gejala ringan dan sedang. Menurutnya juga, RS Lapangan ini cukup ideal untuk menangani kasus-kasus pasien Covid-19. Meski darurat namun pasien tetap mendapatkan fasilitas yang memadai layaknya di ruang inap.  

“Bantuan ini cukup membantu sekali terutama untuk pasien-pasien yang bergejala ringan dan sedang. Tenda darurat ini cukup ideal untuk menangani kasus covid gejala ringan dan sedang, karena memang itu fungsinya. Sedang untuk yang bergejala berat kami langsung tempatkan di tempat atau ruangan khusus,” ucap dokter jaga IGD RSUD Kebayoran Lama tersebut. Hingga Jumat (23/7/2021), RS Lapangan di RSUD Kebayoran Lama telah menangani dan merawat 6 pasien covid-19. 

Salah seorang pasien Khoiruzzaman (31) menyatakan bahwa dirinya selama dirawat di RS Lapangan ini mendapatkan pelayanan yang baik. Selain fasilitas yang memadai, perlakuan dari para tenaga medisnya pun sangat baik.

“Alhamdulillah di sini sangat baik pelayanannya. Perawatnya ramah-ramah. Saya pun selalu dipantau setiap saat perkembangannya,” ujar pria asal Padang, Sumatra Barat tersebut. 

Di sisi lain pada Rabu (28/7/2021) dini hari, tim hotline Crisis Center Covid-19 Dompet Dhuafa kembali meng-assessment ajuan pendampingan medis dari warga yang tengah melakukan isolasi mandiri. Kali ini berasal dari dua pasien infeksius Covid-19 di kawasan Depok, Jawa Barat.

Setelah assessment singkat via call center, tak berselang lama, tim medis Crisis Center Covid-19 Dompet Dhuafa, pada pukul 01.24 WIB, bergegas menuju kediaman pasien. Beragam piranti atau kebutuhan segera disiapkan, termasuk oksigen yang pada kondisi seperti ini menjadi urgenitas. Dua paket sekaligus dipersiapkan, mengingat dua ajuan yang masuk di hotline, sama-sama berada di kawasan Depok. Setelah selesai dari pasien pertama, tim kesehatan pada pukul 02.24 WIB, menuju kediaman pasien kedua, dan memberikan tindakan medis, termasuk pemberian oksigen.

"Betul, pada dini hari tadi ada dua tindakan medis yang tim lakukan. Setelah melewati assessment, sekitar pukul satu dini hari, tim bergegas berrangkat. Karena lokasinya sama-sama di Depok, maka kami siapkan dua kebutuhan sekaligus," jelas dr. Yeni Purnamasari, MKM., selaku Ketua Crisis Center Covid-19 Dompet Dhuafa.

Untuk mendapatkan akses layanan Crisis Center Covid-19 Dompet Dhuafa, dapat menghubungi 08111617101 (WA Only). Dengan mengirimkan pesan di nomor tersebut, para relawan dengan segera merespon dan mengirimkan pilihan layanan bantuan bagi warga yang menghubungi.

 

Sumber : Dompet Dhuafa
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
hide ads show ads
desktop mobile