Selasa 03 Aug 2021 16:29 WIB

Masjidil Haram Bersiap Terima Jamaah Umroh

Masjidil Haram Bersiap Terima Jamaah Umroh.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Masjidil Haram Bersiap Terima Jamaah Umroh. Foto: ilustrasi umroh
Foto: Anadolu Agency
Masjidil Haram Bersiap Terima Jamaah Umroh. Foto: ilustrasi umroh

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH -- Otoritas Teknis dan Layanan di Masjidil Haram, Makkah, telah mengintensifkan persiapannya untuk musim umrah.

Proses sterilisasi dan wewangian Masjidil Haram dan halaman di luar ruangannya berlangsung sepanjang waktu, untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19.

Baca Juga

Dilansir di Emirates News Agency, Selasa (3/8), lebih dari 4.000 pekerja mensterilkan Masjidil Haram dan fasilitas terkait. Proses sterilisasi berjalan lebih dari 10 kali sehari, dengan menggunakan cairan sanitasi dan parfum terbaik yang dibeli secara khusus.

Hampir 60.000 liter sterilisator ramah lingkungan digunakan setiap hari. Tak hanya itu, sekitar 1.200 liter parfum dan 470 peralatan termasuk mesin cuci digunakan selama proses ini.

Otoritas juga telah meningkatkan prosedur pencegahan dan kehati-hatian dalam melindungi pengunjung Masjidil Haram dari virus Covid-19.

Tim lapangan disebut bekerja sepanjang waktu untuk menerapkan prosedur ini secara tepat, dengan tujuan menjaga keselamatan jamaah umrah dan pengunjung.  

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement