Sabtu 07 Aug 2021 00:17 WIB

Chia Seed Ternyata tak Boleh Dimakan dalam Kondisi Kering

Satu hal yang tidak boleh dilakukan pada 'chia seed' adalah mengonsumsinya kering.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah
Satu hal yang tidak boleh dilakukan pada 'chia seed' adalah mengonsumsinya kering.
Foto: Pixabay
Satu hal yang tidak boleh dilakukan pada 'chia seed' adalah mengonsumsinya kering.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chia seed merupakan biji dari tanaman salvia hispanica yang berasal dari Amerika. Biji yang tampilannya mirip dengan biji selasih ini telah digunakan sebagai salah satu makanan pokok sejak zaman suku Aztec dan Maya. Sekarang, chia seed juga banyak dikonsumsi oleh orang Indonesia.

Chia seed mengandung banyak nutrisi yang baik bagi kesehatan. Menurut Ahli Gizi dari AS, Brooke Alpert, dalam chia seed terdapat berbagai nutrisi mikro dan makro, termasuk protein, serat, lemak, kalsium, mangan dan banyak lagi. Satu ons chia seed tercatat mengandung 11 gram serat, empat gram protein dan hanya 137 kalori.

Baca Juga

“Chia seed adalah salah satu booster nutrisi favorit saya. Biji ini juga adalah sumber antioksidan yang hebat, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan jantung serta pencernaan,” kata Alpert seperti dilansir dari Health Digest, Jumat (6/8).

Meskipun chia seed bisa dimasak dengan berbagai cara, satu hal yang tidak boleh dilakukan yaitu mengonsumsinya dalam kondisi kering. Alasannya, karena biji chia mampu menyerap cairan dalam jumlah banyak yang kemudian membuat lapisan kulitnya tebal dan lengket.