Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

 

3 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

PM Belanda Pertimbangkan Hapus Pembatasan Sosial

Sabtu 14 Aug 2021 11:33 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

 Pemandangan umum pusat ibu kota Belanda yang hampir sepi, Amsterdam, Belanda, 15 Desember 2020, sehari setelah Perdana Menteri Rutte mengumumkan penguncian baru. Di antaranya, kabinet menutup toko yang tidak penting dan meminta orang untuk tinggal di rumah sebanyak mungkin.

Pemandangan umum pusat ibu kota Belanda yang hampir sepi, Amsterdam, Belanda, 15 Desember 2020, sehari setelah Perdana Menteri Rutte mengumumkan penguncian baru. Di antaranya, kabinet menutup toko yang tidak penting dan meminta orang untuk tinggal di rumah sebanyak mungkin.

Foto: EPA-EFE/ROBIN VAN LONKHUIJSEN
Penghapusan dipertimbangkan lantaran kasus Covid-19 di Belanda sudah berkurang

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM - Perdana Menteri Belanda Mark Rutte pada Jumat (13/8) mengatakan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan penghapusan aturan pembatasan sosial pada 20 September. Kebijakan itu dipertimbangkan lantaran kasus Covid-19 di negara itu sudah berkurang.

 

Sepekan hingga 10 Agustus, kasus di Belanda turun 14 persen menjadi 103 kasus per 100.000 penduduk, menurut Institut Kesehatan Nasional Belanda. Namun, Rutte mengatakan sejumlah pembatasan Covid-19 masih diperlukan untuk saat ini, termasuk penutupan kelab malam dan restoran usai tengah malam.

Baca Juga

Upaya untuk menghapus sebagian besar pembatasan, seperti pada kehidupan malam, pada 26 Juni harus ditunda dua pekan setelah infeksi di kalangan kaum muda melonjak. "Awal musim panas mengajari kami bahwa kita harus hati-hati benar," ucap Rutte.

Namun, katanya, kampus-kampus akan diizinkan beraktivitas kembali pada akhir Agustus tanpa mengharuskan mahasiswa menjaga jarak fisik di dalam kelas. Sekitar dua pertiga warga Belanda yang berusia 16 tahun ke atas telah disuntik vaksin lengkap dan 90 persen mengaku telah atau berencana divaksin anti-Covid-19.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile