Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Fadjroel: Jokowi akan Serahkan Surpres RUU IKN

Ahad 29 Aug 2021 09:13 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

Presiden Joko Widodo atau Jokowi  segera menyerahkan surat presiden rancangan undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) ke DPR RI. (Foto: Fadjroel Rachman)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi segera menyerahkan surat presiden rancangan undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) ke DPR RI. (Foto: Fadjroel Rachman)

Foto: Antara/M Ali Wafa
Jokowi sudah membahas soal ibu kota negara baru dengan tujuh parpol.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Presiden RI Fadjroel Rachman mengatakan, salah satu pembahasan antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan tujuh partai politik yang diundang ke Istana adalah ihwal ibu kota negara baru. Ia menyebut, surat presiden rancangan undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) akan diserahkan ke DPR RI.

"Soal ibu kota negara itu itu memang presiden telah berencana menyerahkan surpres ke DPR untuk RUU IKN," ujar Fadjroel dalam sebuah diskusi daring yang dikutip Ahad (29/8).

Baca Juga

Ia mengatakan, dukungan partai yang ada di parlemen diperlukan untuk rencana tersebut. Untuk itu, Jokowi menggelar pertemuan dengan tujuh ketua umum partai, termasuk Partai Amanat Nasional (PAN), untuk menggalang dukungan. "Jadi dukungan dari partai tentunya diperlukan," ujar Fadjroel.

Pemindahan ibu kota negara, kata Fadjroel, bertujuan untuk mengurangi ketimpangan antarwilayah di Indonesia. Untuk itu, program tersebut menjadi salah satu prioritas Presiden Jokowi.

"Sejak jaman penjajahan, Orde Baru sampai sekarang ini yang ingin dirombak oleh Presiden Jokowi dengan program Indonesia sentris yaitu pemerataan," ujar Fadjroel.

Sebelumnya, Jokowi mengundang tujuh ketua umum dan sekretaris jenderal partai politik untuk membahas lima hal. Pertama, terkait perkembangan dan evaluasi penanganan pandemi Covid-19.

Kedua, terkait perekonomian nasional, pencapaian makro ekonomi, dan tantangan ekonomi nasional ke depan. Pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan sentimen positif diharapkan terus terjadi di kuartal-kuartal berikutnya. 

Selanjutnya, strategi ekonomi dan bisnis negara. Jokowi menyampaikan lewat forum pertemuan tersebut, agar partai koalisi kompak untuk membuat perekonomian Indonesia beranjak ke ekonomi yang berbasis produksi dan produktif. 

Keempat, Jokowi membahas terkait ketatanegaraan. Menurut Jokowi, sistem pemerintah yang terdampak pandemi membutuhkan kecepatan dalam pengambilan keputusan.

Terakhir, terkait ibu kota negara. Jokowi mengingatkan partai politik koalisi untuk tetap memikirkan ibu kota baru yang bertempat di Kalimantan Timur. Jakarta memiliki tantangan dan permasalahan sebagai ibu kota negara. 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile