Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

 

5 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Menhan Prabowo Teken Kerja Sama dengan Unair

Senin 06 Sep 2021 23:31 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Foto: Dok Biro Humas Kemenhan
Kemenhan dan Unair kerja sama meliputi pendidikan, penelitian, dan pengembangan iptek

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menandatangani sejumlah kerja sama dengan Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof Mohammad Nasih di kampus Unair, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (6/9).

 

Kerja sama antara Unair dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) meliputi penyelenggaraan pendidikan, penelitian, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang mendukung pertahanan negara. Prabowo menyatakan, pentingnya peran sains dan teknologi dalam pertahanan negara.

Selain itu, kata dia, pertahanan negara bukan hanya urusan satu sektor, melainkan lintas atau multisektor. Untuk itu, Prabowo menggandeng berbagai universitas terbaik di Indonesia untuk berkolaborasi.

"Kampus inilah pusatnya otak semua bangsa. Kalau kita mau sungguh-sungguh merdeka dan berdiri di atas kaki sendiri, kita butuh otak-otak terbaik, kita butuh putra-putri terbaik Airlangga," ujar Prabowo.

Dia juga memberikan harapan agar pertemuan dengan petinggi kampus, bisa menjadi permulaan kerja sama yang baik antara Unair dan Kemenhan.

Rektor Mohammad Nasih menyampaikan, selama ini, Kemenhan menjadi salah satu mitra kampusnya dalam hal pendidikan. Sehingga kerja sama antara Unair dan Kemenhan bukan hal yang relatif baru.

"Kemenhan adalah mitra kami. Kerja sama kami sudah efektif berjalan tiap tahun. Hampir tiap tahun ada dokter spesialis (dari Kemenhan) yang kuliah di Unair. Kami berharap bukan hanya kerja sama pendidikan, namun juga riset dan potensi kerja sama yang lain," ujar Nasih.

Dia menyebutkan, beberapa keunggulan yang dimiliki Unair, khususnya dalam hal riset kesehatan. Salah satunya adalah sarana prasarana penelitian berupa Laboratorium Biosafety Level-3 (BSL-3) yang merupakan laboratorium terbesar se-Asia Tenggara.

Menurut Nasih, kesiapan Unair berkontribusi bersama Kemenhan untuk mengembangkan iptek demi mendukung pertahanan negara. "Kami siap berkontribusi sesuai kapasitas yang kami punya, dengan ikhtiar dan upaya yang maksimal," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile