Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Ibrahimovic: Ronaldo dan Messi tak Lebih Hebat dari Saya

Sabtu 11 Sep 2021 11:42 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Penyerang AC Milan Zlatan Ibrahimovic.

Penyerang AC Milan Zlatan Ibrahimovic.

Foto: CLAUDIO GIOVANNINI/ANSA
Zlatan Ibrahimovic mengaku tak terobsesi dengan trofi Ballon d'Or.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Zlatan Ibrahimovic dikenal sebagai pribadi yang sangat percaya diri. Ia kerap melontarkan komentar yang mengejutkan dan terkadang lucu, menggambarkan sosoknya yang seolah arogan.

Teranyar, Ibra mengeklaim Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi tak lebih hebat darinya. "Jauh di lubuk hati, saya benar-benar berpikir bahwa saya yang terbaik di dunia," kata Ibra dalam wawancara dengan France Football yang dikutip Football Italia dari Goal, Sabtu (11/9).

Baca Juga

Di mata Ibram kehebatan dan kualitas seniman kulit bundar tidak diukur dari seberapa banyak trofi bergengsi yang diraih. Termasuk Ballon d'Or, penghargaan individual yang tak pernah didapatkan Ibra sepanjang kariernya.

Ibra mengaku tak memendam keinginan untuk meraihnya. "Tidak, justru Ballon d'Or yang sangat merindukan saya," demikian pernyataan Ibra menanggapi statusnya sebagai pemain yang tak pernah memenangkan Bola Emas.

Tidak perlu ditanya tentang kualitas dan berbagai gelar yang telah dimenangkan oleh striker asal Swedia tersebut. Ibra merupakan penyerang dengan kualitas kelas wahid yang sukses menjuarai berbagai trofi domestik bersama klubnya.

Berkat atribut yang dimilikinya Ibra pernah masuk 11 kali dalam daftar nominasi Ballon d'Or. Sayang, pencapaian terbaik penyerang milik AC Milan hanya menempati posisi empat.

Meski tidak pernah merengkuh titel individu Bola Emas sepanjang kariernya. Ibra tak pernah terbebani dan merasa hal itu bukanlah masalah besar.

"Jika kita berbicara tentang kualitas, maka mereka tidak lebih dari saya. Jika kita mempertimbangkan trofi, maka ya, saya tak memenangkan Liga Champions," kata pesepak bola yang bulan depan berulang tahun ke-40 tersebut mengakui cela dalam kariernya.

Ibra mengaku tak paham kriteria yang diterapkan oleh para pemegang suara untuk memutuskan siapa pemain yang  berhak mendapatkan penghargaan Ballon d'Or. Alasannya, Ibra sama sekali tak terobsesi akan status itu.

"Ketika sebuah kolektif bekerja, individu pasti diuntungkan dari itu. Seorang individu tidak dapat melakukannya dengan baik jika tim tidak solid," kata dia.

Penyerang yang tercatat telah mengoleksi 396 gol di sepanjang kariernya saat ini menjalani musim yang mengilap bersama i Rossoneri, julukan Milan, pada pengujung kariernya. Berkostum Merah-Hitam, Ibra mampu menyumbangkan 17 gol dan memberi tiga assist dalam 27 laga.

Selain itu, Ibra juga mampu membawa i Diavolo Rosso finis di peringkat dua klasemen Serie A Italia musim lalu. Ia berkontribusi membawa Milan kembali berlaga di ajang Liga Champions.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile