Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Dokumen FBI tak Temukan Keterlibatan Arab Saudi dalam 9/11

Ahad 12 Sep 2021 22:59 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Nashih Nashrullah

Arab Saudi sempat dikaitkan dengan peristiwa 9/11. Bendera Arab Saudi

Arab Saudi sempat dikaitkan dengan peristiwa 9/11. Bendera Arab Saudi

Foto: AP/Amr Nabil
Arab Saudi sempat dikaitkan dengan peristiwa 9/11

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – FBI telah merilis dokumen 16 halaman yang baru dideklasifikasi terkait dengan dukungan logistik yang diberikan kepada dua pembajak menjelang serangan 9/11.

Dokumen tersebut menjelaskan kontak yang dimiliki para pembajak dengan rekanan Arab Saudi di Amerika Serikat. Namun, itu tidak memberikan bukti pemerintah Arab Saudi terlibat dalam rencana tragedi 9/11.

Baca Juga

Dokumen yang dirilis pada peringatan 20 tahun serangan adalah catatan investigasi pertama yang diungkapkan sejak Presiden Joe Biden memerintahkan peninjauan deklasifikasi materi yang selama bertahun-tahun tidak terlihat oleh publik.

Pemerintah Arab Saudi selalu membantah terlibat dalam insiden mengerikan itu. Kedutaan Arab Saudi di Washington mengatakan pada Rabu mereka mendukung deklasifikasi penuh semua catatan sebagai cara untuk mengakhiri tuduhan tak berdasar untuk selamanya.

Kedutaan mengklaim setiap tuduhan yang menyebut keterlibatan Arab Saudi adalah sangat salah. Pekan lalu, Biden memerintahkan departemen kehakiman dan lembaga lain untuk melakukan tinjauan deklasifikasi dokumen investigasi dan merilis dokumen selama enam bulan ke depan.

Dikutip Saudi Gazette, Senin (13/9), dokumen yang berisi 16 halaman dirilis pada Sabtu malam, beberapa jam setelah Biden menghadiri acara peringatan 9/11 di New York, Pennsylvania, dan Virginia utara. Sebelumnya, kerabat korban keberatan dengan kehadiran Biden di acara-acara seremonial selama dokumen tetap dirahasiakan.

Dokumen tersebut dirilis pada saat yang sulit secara politik bagi Arab Saudi dan Arab Saudi, dua negara yang telah menjalin aliansi strategis, khususnya dalam masalah kontra-terorisme.

Namun, laporan komisi 9/11 menemukan tidak ada bukti pemerintah Saudi sebagai institusi atau pejabat senior Saudi secara individual mendanai serangan yang didalangi Alqaeda. 

 

 

Sumber: saudigazette

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile