Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

 

4 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Scholes Klaim Ronaldo Lebih Baik Dibandingkan Cantona

Rabu 22 Sep 2021 08:36 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Pemain depan Manchester United Cristiano Ronaldo.

Pemain depan Manchester United Cristiano Ronaldo.

Foto: EPA-EFE/PETER KLAUNZER
Scholes menganggap Ronaldo merupakan salah satu pemain paling profesional.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Mantan pemain Manchester United (MU), Paul Scholes, menyebut Cristiano Ronaldo memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan Eric Cantona. Scholes bahkan menyatakan Ronaldo tetap berada di level yang lebih tinggi, meski kembali ke MU sebagai pemain yang jauh lebih tua dari sebelumnya.

 

"Eric mirip dengan Cristiano, tapi Cristiano masih berada di level yang berbeda. Eric rutin berlatih tapi dia bukan orang yang senang pergi ke gym," kata Scholes seperti dilansir Sportskeeda, Rabu (22/9).

Baca Juga

Menurut Scholes, Ronaldo memiliki kebiasaan ke gym lebih sering daripada rekan-rekan setimnya. Saat sama-sama berseragam MU, Scholes melihat Ronaldo sudah berlatih sendiri sebelum menjalani program latihan wajib tim utama. Hal itulah yang membuat Ronaldo dinilai memiliki kualitas fisik di atas rata-rata.

Selain itu, Scholes juga menganggap Ronaldo merupakan salah satu pemain paling profesional. Ini karena di MU tidak ada yang lebih ulet dalam bekerja selain Ronaldo.

"Saya tidak pernah bertemu orang yang profesional sepertinya. Dia terus-menerus berada di lapangan berlatih tendangan bebas, berlari menanjak bukit, lalu mengaitkan beban pada kakinya," ucap Scholes.

Kerja keras Ronaldo terbukti saat di periode pertama bersama pasukan Iblis Merah. Selama enam musim berada di Old Trafford, pemain asal Portugal itu sukses mempersembahkan tiga gelar juara Liga Primer Inggris, satu Liga Champions, plus satu gelar individu Ballon d'Or.

"Dia melakukan aktivitas yang tidak pernah ditunjukkan atlet di Inggris. Bukan hanya itu, setelah berlatih dia juga berlatih lagi hanya untuk membuat dirinya siap," jelas Scholes.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile