Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Cara Lindungi Hajat, Harta, dan Amal dari Keburukan 

Rabu 29 Sep 2021 16:36 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah

Sedekah bisa melindungi harta dari dampak keburukan. Sedekah. Ilustrasi

Sedekah bisa melindungi harta dari dampak keburukan. Sedekah. Ilustrasi

Foto: REPUBLIKA
Sedekah bisa melindungi harta dari dampak keburukan

REPUBLIKA.CO.ID, Setiap manusia berharap agar hajatnya bisa terwujud dengan cepat. Namun demikian dalam perjalanannya terkadang ada saja orang-orang yang iri dan berupaya untuk menggagalkannya. 

Karena itu sebagai Muslim perlu mengetahui cara melindungi hajat diri dari keburukan orang lain yang berupaya menggagalkannya.   

Baca Juga

Dewan Pakar Pusat Studi Alquran (PSQ) Jakarta yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Pasca-Tahfidz Bayt Alquran, KH Muhammad Arifin, menjelaskan dalam kitab Nashaih al-Ibad diterangkan bahwa merahasiakan hajat akan dapat membantu cepat tercapainya hajat tersebut.

Keterangan ini juga sesuai dengan hadits Rasulullah yang diriwayatkan Thabrani. Di mana Rasulullah menyampaikan agar membantu kelancaran hajat dengan cara merahasiakannya. Sebab setiap orang yang mendapatkan nikmat akan menjadi sasaran orang-orang yang hasad.  

Kiai Arifin mencontohkan ketika seseorang berhajat untuk menimba ilmu di luar negeri, maka jangan terburu-buru untuk mengumumkan kepada orang lain hingga terlaksananya. 

Atau lebih memilih untuk merahasiakannya hingga hajatnya itu terwujud. Sebab boleh jadi hajat itu diketahui orang jahat dan iri yang berupaya menggagalkan atau mengolok-olok ketika hajat tersebut tidak terwujud.  

"Karena itu merahasiakan rencana itu akan semakin baik supaya rencana itu sukses. Jangan buru-buru mengumumkan rencana yang belum pasti. Disimpan saja, lakukan langkah-langkah sampai betul-betul sudah terbukti baru kita sampaikan pada orang lain," kata kiai Arifin dalam kajian virtual Bayt Alquran beberapa waktu lalu. 

Kiai Arifin menilai pada masa kini orang-orang dengan mudah membagikan rencananya atau hajatnya besarnya di media sosial dengan harapan menarik perhatian pengguna medsos lainnya. 

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile