Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kapolri Ajak 56 Pegawai KPK Gabung Kepolisian Harus Didukung

Rabu 29 Sep 2021 23:52 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Andi Nur Aminah

Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi. Fachrul Razi menilai langkah Kapolri merekrut pegawai KPK yang tidak lulus TWK adalah solusi yang baik dan patut didukung.

Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi. Fachrul Razi menilai langkah Kapolri merekrut pegawai KPK yang tidak lulus TWK adalah solusi yang baik dan patut didukung.

Foto: DPD
Upaya Kapolri untuk merekrut pegawai KPK yang tidak lulus TWK patut diberi dukungan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) gabung ke kepolisian. Menurutnya langkah tersebut harus didukung.

 

"Niat baik ini harus diapresiasi, dan DPD RI sangat mendukung atas langkah ini. Permasalahan nantinya ada yang tidak bersedia direkruet, itu masalah lain. Yang pasti upaya Kapolri untuk merekrut pegawai KPK yang tidak lulus TWK adalah langkah yang harus kita dukung," kata Fachrul dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/9).

Baca Juga

Sebelumnya Listyo berpendapat rekam jejak 56 pegawai KPK tersebut bermanfaat untuk memperkuat Polri sebagai institusi. Fachrul Razi menilai hal tersebut merupakan langkah Win-Win Solution.

"Adalah solusi yang baik. Sehingga dianggap bisa menyelesaikan masalah secara musyawarah, humanis, dan dialogis," ujar senator asal Aceh tersebut.

Untuk diketahui Kapolri Jenderal Pol Sigit Listyo Prabowo mengajak 56 orang pegawai KPK yang tak lolos TWK untuk bergabung ke kepolisian. Ia mengatakan Bareskrim Polri sedang membutuhkan personel yang memenuhi kualifikasi pemberantasan korupsi. 

Baca juga : Pegawai KPK Timbang Tawaran Kapolri

Sigit mengaku sudah meminta resmi rencana tersebut kepada Presiden Jokowi. "Pada prinsipnya, beliau (Presiden Jokowi) setuju 56 orang pegawai KPK tersebut untuk bisa menjadi ASN Polri," kata Sigit, Selasa (28/9).

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile