Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

 

6 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Satgas: BOR RS Rujukan Covid-19 di Bawah 10 Persen

Jumat 01 Oct 2021 09:49 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Esthi Maharani

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro .

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro .

Foto: Istimewa
Kondisi pengendalian Covid-19 di Indonesia saat ini semakin menunjukan perbaikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menyampaikan, kondisi pengendalian Covid-19 di Indonesia saat ini semakin menunjukan perbaikan. Satgas mencatat, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit atau BOR pasien Covid-19 bahkan sudah di bawah 10 persen dengan jumlah tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Indonesia yang mencapai 107.193 di 1.011 rumah sakit rujukan di seluruh daerah.

 

Reisa menyebut, di Rumah Sakit Indrapura Surabaya pun telah melaporkan tak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat per 1 Oktober 2021 ini. Sebelumnya, di Asrama Haji Donohudan Boyolali juga melaporkan telah memulangkan pasien terakhir mereka.

“Sedangkan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, dari 7.894 tempat tidur yang tersedia, saat ini tinggal 280 orang yang masih menjalani isolasi atau hanya 3,5 persen dari seluruh kapasitas yang terpakai,” jelas dia saat konferensi pers melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (1/10.

Menurut Reisa, para tenaga kesehatan lainnya juga memberikan informasi bahwa ruang intensif dan ruang isolasi di rumah sakit mereka secara perlahan sudah mulai kosong dari pasien Covid-19. Reisa mengatakan, kondusifnya situasi pandemi saat ini berkat kerja keras para tenaga kesehatan dan juga kerjasama seluruh komponen bangsa untuk memulihkan para pasien.

Reisa pun mengingatkan, meskipun tren penurunan kasus terus terjadi, namun masyarakat harus sadar pentingnya menerapkan protokol kesehatan yang menjadi kunci pengendalian laju kasus.

Dari catatan Satgas, kepatuhan masyarakat dalam memakai masker per 26 September yang lalu terpantau sekitar 92,8 persen. Sedangkan kepatuhan menjaga jarak dan menjauhi kerumunan di periode yang sama di angka 91,3 persen.

“Terimakasih Indonesia, mari kita tetap pertahankan kebiasaan kita mematuhi dan mempraktekkan protokol kesehatan. Biasakan dan jadikan bagian dari perilaku berinteraksi dengan orang lain di masa pandemi ini,” lanjut dia.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile