Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

 

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Scholes Terpesona Melihat Kualitas City dan Liverpool

Jumat 15 Oct 2021 09:11 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Paul Scholes

Paul Scholes

Foto: Mirror.co.uk
Menurut Scholes, eks timnya sedang berproses mendekati level teratas.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes berbicara tentang perburuan gelar Liga Primer Inggris musim 2021/22. Scholes belum melihat eks timnya sebagai salah satu favorit.

 

Ia mencoba realistis. Ia telah menyaksikan duel antara Manchester City vs Liverpool, sebelum jeda internasional. Terlihat dua klub tersebut bakal bertempur memperebutkan posisi teratas.

"Menononton pertandingan itu, kualitasnya sangat tinggi. Saya tidak bisa melihat tim lain mendekati level mereka," kata Scholes, dikutip dari mirror, Jumat (15/10).

Chelsea memiliki peluang untuk menyaingi the Reds dan the Citizens. Awak London Biru berada di singgasana klasemen sementara. Namun kompetisi baru berlangsung dalam tujuh pekan.

Lalu bagaimana dengan United? Bukankah klub tersebut baru saja jor-joran di bursa tranfer. The Red Devils mendatangkan Jadon Sancho, Raphael Varane, juga Cristiano Ronaldo.

Menurut Scholes, eks timnya sedang berproses mendekati level teratas. Apa yang terjadi pada MU saat ini, mirip dengan City dan Liverpool, beberapa tahun lalu. Ia merasa Ole Gunnar Solskjaer pantas mendapatkan kesempatan lebih.

Ia melihat perubahan positif di tubuh Man United dalam tiga atau empat tahun terahir. Pada musim ini, Paul Pogba dan rekan-rekan memulai dengan baik. Namun dua pertandingan terkini, berakhir mengecewakan.

"Tapi saya pikir, dia harus diberikan (kesempatan) setidaknya satu musim, untuk menunjukkan dia bisa memenangkan trofi," ujar Scholes.

Sosok yang sudah menjadi legenda hidup publik Old Trafford itu melihat kondisi musim lalu. Saat tampil di final Liga Europa, MU kesulitan membuat pergantian pemain. Itu karena tak banyak amunisi berkelas di bangku cadangan.

Kini situasi berbeda. Skuad United nampak lebih merata di segala lini. Itu sanbat membantu Ole dalam berkreasi.

"Sekarang saya pikir, dia bisa membuat lima atau enam pergantian pemain dalam satu pertandingan," ujar Scholes.

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile