Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

17 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Inggris Tutup Lab Covid-19 Diduga Salah Hasil Tes

Jumat 15 Oct 2021 13:39 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ilustrasi virus corona.

Ilustrasi virus corona.

Foto: Pixabay
Belum ada bukti alat tes PCR atau LFD alami kerusakan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Laboratorium yang menguji sampel Covid-19 di Inggris bagian tengah ditutup sementara. Penutup dilakukan menyusul kekhawatiran bahwa lab itu telah salah memberikan hasil tes PCR negatif orang-orang yang sebenarnya terinfeksi. Demikian disampaikan Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), Jumat.

Badan pemerintah untuk pelacakan dan pencegahan Covid-19, NHS Test and Trace, meluncurkan penyelidikan terhadap salah satu laboratorium di Wolverhampton setelah muncul laporan bahwa orang-orang mendapatkan hasil tes PCR negatif, namun alat tes cepat LFD menunjukkan hasil positif.

Baca Juga

Penasihat pemerintah mengatakan tes PCR lebih akurat ketimbang LFD, dan warga bisa menyudahi masa isolasi mandiri jika hasil tes LFD positif diikuti hasil tes PCR negatif.

UKHSA menyebutkan bahwa sekitar 43 ribu  orang kemungkinan mendapat hasil tes PCR negatif yang salah, mayoritas di South West England.Kemungkinan tersebut menurunkan perkiraan jumlah orang yang terinfeksi virus corona antara 8 September-12 Oktober.

"Kami langsung menangguhkan pengujian di laboratorium ini sambil terus melakukan penyelidikan," kata Dr Will Welfare, Direktur Kejadian Kesehatan Masyarakat.

"Tidak ada bukti kerusakan pada alat tes LFD atau PCR itu sendiri dan masyarakat mesti tetap percaya diri dalam menggunakan alat tersebut dan percaya dengan layanan di laboratorium lain."

Immensa Health Clinic, sebagai pengelola laboratorium tersebut, mengatakan pihaknya "sedang berkoordinasi erat" dengan UKHSA dalam penyelidikan tersebut.UKHSA mengatakan bahwa kasus itu merupakan insiden terpisah di satu laboratorium. Sampel-sampel kini dialihkan ke sejumlahlaboratorium lain.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile