Clock Magic Wand Quran Compass Menu

Kabur Karantina, Satgas Pastikan Proses Hukum Berjalan

Satgas Covid-19 menjunjung tinggi aturan yang berlaku dan menegakkan kedisiplinan.

Red: Sadly Rachman
Rep: Havid Al Vizki
Antara/M Risyal Hidayat Sejumlah tenaga kesehatan berjalan dengan membawa barang pribadinya keluar dari Rusun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta, Kamis (2/9/2021). Menurut Koordinator Lapangan Medis Rusun Pasar Rumput, Letkol Arjuniansyah sebanyak 92 tenaga kesehatan dikembalikan ke Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran dikarenakan Rusun Pasar Rumput dinonaktifkan sementara dalam merawat pasien terkonfirmasi positif tanpa gejala, tapi disiagakan jika terjadi kembali lonjakan COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satgas Covid-19 memastikan proses hukum telah berjalan, terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggalkan masa karantina sebelum waktunya. Hal itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

Wiku mengatakan, satgas menjunjung tinggi aturan yang berlaku dan menegakkan kedisiplinan untuk menyelamatkan masyarakat.

Ia mengimbau kepada pelaku perjalanan internasional untuk selalu menjalani aturan yang ada. Sebab, Satgas covid-19 akan memberlakukan sanksi tegas.

Scroll untuk membaca

 

Video Editor: Fakhtar Khairon Lubis

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id

Berita Lainnya

Berita Terkait

Satgas: Kasus Aktif Covid-19 Kembali Muncul di Kendari 

sulawesi - 16 October 2021, 20:16

Kemendagri: Pilkada 170 Desa di Purwakarta Terapkan Prokes

jawa-barat - 16 October 2021, 19:36

Menkominfo: Sanksi Tegas Pelanggar Karantina Covid-19

umum - 16 October 2021, 17:36

Malaysia Berlakukan Masa Karantina Tujuh Hari

asia - 16 October 2021, 15:20

Satgas Covid Ajak Masyarakat Tingkatkan Praktik Cuci Tangan

umum - 16 October 2021, 08:04

Berita Rekomendasi

Video

>

Berita Terpopuler

>