Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Legenda MU: Kedatangan CR7 Bawa Berkah Sekaligus Masalah

Sabtu 16 Oct 2021 09:01 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pemain Manchester United Cristiano Ronaldo mengontrol bola selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester United dan Everton, di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu, 2 Oktober 2021.

Pemain Manchester United Cristiano Ronaldo mengontrol bola selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester United dan Everton, di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu, 2 Oktober 2021.

Foto: AP/Dave Thompson
Ole harus 'mengelola' CR7 dengan baik.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Legenda Manchester United Gary Neville, pembelian Cristiano Ronaldo telah membawa 'masalah', sekaligus berkah. Iblis Merah hanya selisih dua poin dari pemimpin Liga Premier Inggris, Chelsea. Tapi saat ini menghadapi kekhawatiran keluar dari persaingan gelar juara, setelah hanya mendapat satu poin dari laga kandang melawan Aston Villa dan Everton.

Sementara Ronaldo, telah mencetak lima gol dalam tujuh pertandingan sejak kembali ke Old Trafford dalam kesepakatan 19,8 juta poundsterling, dan memenangkan penghargaan pemain terbaik Liga Inggris untuk bulan September.

Namun, Neville menilai, sementara ini langkah United kembali merekrut Ronaldo sudah benar. Tapi manajer Ole Gunnar Solskjaer perlu menemukan cara untuk membawa 'keseimbangan' ke tim dan menutupi kekurangan superstar Portugal itu.

"Mereka harus melakukan kesepakatan, klub harus melakukan kesepakatan, Ole harus melakukan kesepakatan. Dengan itu, datang hal positif yang besar, tetapi dengan itu juga datang masalah," ucap Neville, dikutip dari Talksports, Sabtu (16/10).

Mantan bek United itu menyebut, Ronaldo harus dikelola dengan baik. Ia mengungkapkan, pada semifinal Liga Champions 2008 melawan Barcelona, Ronaldo ditempatkan sendiri di depan. Sementara Wayne Rooney dan Park Ji-Sung dipasang melebar.

Menurutnya, pemain berusia 36 tahun tidak bisa dimainkan di pertandingan besar, karena biasanya ia tidak bekerja cukup keras. "Dia bermain di depan sana sekarang, Anda tidak akan pernah menekan dari depan. Gagasan bahwa Manchester United akan menjadi tim yang menekan tidak akan pernah terjadi, dia tidak menekan 10 atau 15 tahun yang lalu," ujar dia. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile