Selasa 19 Oct 2021 12:26 WIB

Adhi Karya: Pembangunan LRT Jabodebek Capai 87,54 Persen

Untuk pembangunan fisik stasiun, saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen..

Rep: M Nursyamsi/ Red: Friska Yolandha
Suasana proyek pembangunan LRT di Jakarta, Rabu (10/9/2021). PT Adhi Karya (Persero) Tbk. telah menerima pembayaran proyek LRT Jabodebek senilai Rp520,5 miliar untuk proses pekerjaan Juli?September 2020, dan secara total, perseroan telah menerima Rp13,8 triliun untuk pembayaran proyek LRT.
Foto: ANTARA/RENO ESNIR
Suasana proyek pembangunan LRT di Jakarta, Rabu (10/9/2021). PT Adhi Karya (Persero) Tbk. telah menerima pembayaran proyek LRT Jabodebek senilai Rp520,5 miliar untuk proses pekerjaan Juli?September 2020, dan secara total, perseroan telah menerima Rp13,8 triliun untuk pembayaran proyek LRT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Corporate Secretary PT Adhi Karya (Persero) Tbk Farid Budiyanto mengatakan rangkaian kereta atau trainset terakhir dari LRT Jabodebek telah tiba di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Jawa Barat, pada Ahad (17/10). Farid menyampaikan sebanyak enam kereta dalam satu rangkaian tiba dan langsung diangkut secara perlahan untuk naik ke lintasan. 

"Kereta ini dikirimkan langsung dari pabrik milik PT INKA (Persero) di Madiun, Jawa Timur," ujar Farid dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (19/10).

Kata Farid, trainset ini merupakan kereta terakhir sejak pengiriman pertama pada Oktober 2019. Kemudian pada 16 Oktober sampai 17 Oktober 2021, Adhi Karya telah melakukan tes beban pada infrastruktur prasarana LRT Jabodebek, yakin bentang panjang yang terletak di atas jalan Tol Jakarta, yakni Jakarta Outer Ring Road atau JORR. 

Dalam tiap pembangunan proyek infrastruktur, ucap Farid, selalu ada uji kelayakan yang dilakukan untuk memastikan bahwa bangunan tersebut dapat digunakan oleh masyarakat. Salah satunya ialah tes beban pada suatu bangunan. Bentang panjang ini memiliki panjang hingga 90 meter dan mengalahkan salah satu bentang terpanjang di Dubai, yakni 74 meter.

Adhi mengatakan lingkup pekerjaan Adhi Karya mencakup, penyambungan lintasan, pembangunan fisik stasiun, jalur layang, trackwork dan lintasan rel, serta persinyalan.

"Hingga akhir September 2021, progres pembangunan prasarana Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit atau LRT yang terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) yahap I secara keseluruhan telah mencapai 87,54 persen," ungkap Farid.

Detail kemajuan pelaksanaan pekerjaan pada tiap lintas pelayanan, ucap Farid, antara lain lintas pelayanan I Cawang-Cibubur sebesar 93,94 persen, lintas pelayanan II Cawang-Dukuh Atas sebesar 87,99 persen, lintas pelayanan III Cawang-Bekasi Timur sebesar 92,25 persen, serta pembangunan Depo yang telah mencapai 55,85 persen. 

"Untuk pembangunan fisik stasiun, saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen secara keseluruhan. Hal ini terlihat dari telah berdirinya 18 stasiun di sepanjang 3 lintas pelayanan," kata Farid menambahkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement