Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ustadz Yusuf Mansur Bangkit Terinspirasi Nabi Sulaiman

Ahad 24 Oct 2021 08:15 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Nashih Nashrullah

Pengasuh Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Quran, Yusuf Mansur, menyatakan pernah hadapi keterpurukan tapi bangkit

Pengasuh Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Quran, Yusuf Mansur, menyatakan pernah hadapi keterpurukan tapi bangkit

Foto: Prayogi/Republika
Ustadz Yusuf Mansur pernah hadapi keterpurukan tapi bangkit

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Saat dalam kondisi terpuruk, setiap orang menemukan caranya sendiri untuk bangkit kembali. 

 

Hal ini juga yang dilakukan ustadz kondang dan Pengasuh Pondok Pesantren Tahfiz Daarul Quran Ustadz Yusuf Mansur (UYM). Saat dalam kondiri jatuh, dia mengingat surat Shad ayat 35:

Baca Juga

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَحَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ "Dia berkata, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Mahaoemberi.”

“Belajar dari Nabi Sulaiman, ketika jatuh, kekuasaan dia hilang, dia bisa menjaga narasi. Sedangkan kita sudah hancur, jatuh, mental runtuh,” kata UYM dalam Peresmian Masjid Ainul Hikmah, Rangkaian Hari Ulang Tahun Partai Golkar ke-57, Ahad, (24/10).

UYM mengatakan ayat itu menjadi motivasinya saat ia berada dalam kondisi terpuruk, pada 1999 lalu. Kala itu, dia baru saja keluar dari penjara dan bertekad untuk berubah, menjadi pribadi yang lebih baik. 

Semalam sebelum pergi ke Universitas Negeri Syarif Hidyatullah (UIN) untuk daftar ulang, dia sudah berdoa dan membaca berbagai surat.

“Saya membaca surat Yasin malamnya. Besoknya saat saya mau daftar ulang, saya malah didrop out (DO),” ujar dia.

Di sepanjang jalan, UYM menangis mengingat sang ibu. Saat mengangkat kedua tangannya, dia malah mengingat ayat 35 surat Shad. 

“Saya ganti doa, saya minta kampus sendiri. Tiba-tiba saya melihat ibu saya. Atas izin Allah dari 1999 sampai 2005, punya dua kampus, di Jakarta Barat dan Jakarta Timur,” tambahnya.   

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile