Selasa 26 Oct 2021 14:51 WIB

Penumpang Pesawat Harap Harga Tes PCR Diturunkan

Harga tes PCR saat ini dinilai memberatkan.

Calon penumpang pesawat terbang menjalani tes usap PCR (ilustrasi). Penumpang pesawat meminta harga tes PCR diturunkan.
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Calon penumpang pesawat terbang menjalani tes usap PCR (ilustrasi). Penumpang pesawat meminta harga tes PCR diturunkan.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Pengguna pesawat atau jasa angkutan udara di Kota Palembang, Sumatra Selatan mengharapkan harga tes polymerase chain reaction (PCR) segera diturunkan karena memberatkan.

"Harga tes PCR saat ini berkisar Rp 435 ribu hingga Rp 550 ribu sekali tes. Bagi masyarakat biasa tarif biaya tes tersebut cukup tinggi dan memberatkan," kata Yan Fakhlani salah seorang penumpang pesawat tujuan Jakarta di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Selasa (26/10).

Baca Juga

Menurut Fakhlani, pemerintah mengeluarkan aturan perjalanan dalam negeri mewajibkan penyertaan hasil tes PCR untuk pengguna jasa angkutan udara dari dan ke wilayah Jawa dan Bali serta daerah PPKM Level 3 dan 4. Hal itu dilakukan karena saat ini sudah tidak diterapkan pembatasan jarak antartempat duduk di moda transportasi udara.

Lalu lintas penumpang pesawat di Bandara SMB II Palembang mulai ramai seiring melandainya angka kasus penularan Covid-19. Hal itu juga seiring penyesuaian penyesuaian aturan pembatasan kegiatan masyarakat dalam sebulan terakhir.

Menghadapi kondisi tersebut, jika memang syarat penumpang pesawat harus tes PCR yang biayanya paling tinggi dibandingkan dengan tes lainnya seperti 'swab antigen dan rapid test', diharapkan ada kebijakan penyesuaian tarif yang lebih terjangkau, kata masyarakat pengguna jasa angkutan udara.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement