Sunday, 9 Muharram 1444 / 07 August 2022

Sunday, 9 Muharram 1444 / 07 August 2022

9 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Lorenzo: Quartaro tak Buat Kesalahan Sehingga Layak Juara

Senin 01 Nov 2021 05:56 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pembalap Yamaha Factory Racing Fabio Quartararo merayakan keberhasilannya menjuarai MotoGP musim 2021.

Pembalap Yamaha Factory Racing Fabio Quartararo merayakan keberhasilannya menjuarai MotoGP musim 2021.

Foto: EPA-EFE/DORNA PRESS OFFICE/DIEGO SPERANI
Quartararo memenangkan lima seri dan 10 kali naik podium.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Juara dunia Moto GP tiga kali, Jorge Lorenzo melayangkan pujian untuk pemenang edisi terkini, Fabio Quartararo. Ia merasa pencapaian Quartararo gambaran yang pantas untuk semua pihak terkait.

Menurut Lorenzo, Yamaha selalu bekerja keras untuk menghadirkan motor yang sangat lengkap. Qartararo menyempurnakan kualitas mentereng pabrikan tersebut. Alhasil, trofi 2021 berhasil mereka dapatkan.

"Fabio tidak pernah melakukan kesalahan," kata Lorenzo, dikutip dari Crash, Senin (1/11).

Pria asal Spanyol ini sudah pensiun dari dunia balapan. Saat masih aktif di lintasan, ia membela bendera Yamaha pada 2008 hingga 2016. Ini konteksnya di kelas MotoGP.

Selama periode tersebut, ia merasakan gelar juara dunia 2010, 2012, dan 2015. Saat meraih gelar perdana, Lorenzo selalu menyelesaikan setiap balapan dengan meraih poin. Pencapaian tersebut, bisa disamai Quartararo dengan menyisakan dua putaran lagi.

Hanya saja, Quartararo tidak bisa menyamai jumlah kemenangan Lorenzo pada 2010. Saat ini nama pertama sudah lima kali menang pada musim 2021. Dengan dua putaran tersisa, pembalap asa Prancis maksimal menjuarai tujuh seri.

Sementara Lorenzo memenangkan sembilan balapan, 11 tahun silam. Namun fakta demikian tak mengurangi kelayakan Quartararo untuk menjadi raja Moto GP musim 2021.

"Ini pantas untuk semua pihak. Yamaha selalu bekerja keras, motornya selalu sangat lengkap, sangat terkompensasi. Untuk Fabio, tidak ada yang menyangka ketika dia tiba di Petronas (tim satelit Yamaha) pada 2019, dia akan sangat kompetitif dan menjadi juara dunia," ujar Lorenzo.

Quartararo meraih 267 poin sepanjang musim 2021 bergulir. Ia memenangkan lima seri dan 10 kali naik podium. Di tempat kedua ada Fransesco Bagnaia.

Pembalap Ducati itu mengoleksi 202 poin. Sebelumnya pada sikuit Misano di Italia, Bagnaia terjatuh dalam keadaan memimpin balapan. Situasi demikian memuluskan langkah Quartararo menjadi juara.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile