Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

13 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Yaman Serukan Dukungan Internasional yang Mendesak

Selasa 02 Nov 2021 22:29 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Christiyaningsih

 Reruntuhan sisa perang di Kota Sana'a, Yaman. Yaman menyerukan dukungan internasional untuk menghindari keruntuhan ekonomi. Ilustrasi.

Reruntuhan sisa perang di Kota Sana'a, Yaman. Yaman menyerukan dukungan internasional untuk menghindari keruntuhan ekonomi. Ilustrasi.

Foto: EPA-EFE/Yahya Arhab
Yaman menyerukan dukungan internasional untuk menghindari keruntuhan ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, SANA'A -- Perdana Menteri Yaman, Maeen Abdulmalik, menyerukan dukungan internasional yang mendesak untuk menghindari keruntuhan ekonomi di negara tersebut. Abdulmalik menyampaikan pernyataan itu dalam pertemuan dengan Duta Besar Inggris untuk Yaman, Richard Oppenheim.

Menurut kantor berita resmi Saba, pertemuan tersebut membahas perkembangan terakhir di Yaman. Selain itu, Abdulmalik dan Opprnheim juga membahas dukungan internasional yang diperlukan kepada pemerintah demi mewujudkan stabilitas ekonomi dan mata pencaharian bagi rakyat Yaman.

Baca Juga

"Pemerintah Yaman bekerja keras untuk mengurangi dampak dari penurunan mata uang lokal dan mengekang inflasi yang meningkat serta daya beli yang lemah. Dukungan masyarakat internasional diperlukan untuk mencapai stabilitas ekonomi," ujar Abdulmalik dilansir Middle East Monitor, Rabu (3/11).

Dalam pertemuan itu, Abdulmalik menyampaikan tantangan yang dihadapi pemerintah di seluruh aspek ekonomi, keuangan, dan pelayanan publik. Dia juga mengungkapkan program reformasi yang dilaksanakan pemerintah di seluruh negeri.

Riyal Yaman telah mengalami penurunan tajam terhadap dolar AS yaitu hampir 1.400 riyal. Sebelum dimulainya perang Yaman pada 2015, harga rata-rata nilai dolar AS terhadap mata uang lokal mencapai 215 riyal.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile