Senin 08 Nov 2021 00:12 WIB

Paus Kecam Krisis Kemanusiaan di Ethiopia

Perang di Tigray sebelah utara Ethiopia telah menewaskan ribuan orang.

Rep: Lintar Satria/ Red: Andi Nur Aminah
Paus Fransiskus
Foto: AP/Riccardo De Luca
Paus Fransiskus

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA VATIKAN -- Paus Fransiskus mengecam memburuknya krisis kemanusian di Ethiopia. Ia menekankan dialog untuk mengakhiri perang yang berlarut-larut.

Dalam Misa di Alun-alun Santo Peter ia mengatakan telah mengikuti berita 'mencemaskan' dari Tanduk Afrika terutama Ethiopia. "Yang telah diguncang konflik yang berlangsung selama satu tahun lebih dan menyebabkan banyak korban dan krisis manusia mengerikan," kata Fransiskus, Ahad (7/11).

Baca Juga

Perang di Tigray sebelah utara Ethiopia telah menewaskan ribuan orang dan memaksa jutaan lainnya mengungsi. Banyak yang kesulitan dengan kelaparan parah.

"Saya mengundang semua orang untuk mendoakan masyarakat yang diuji begitu keras, dan saya kembali menyerukan persaudaraan harmonis dan semoga jalur perdamaian melalui dialog menang," kata Fransiskus.

Pada Jumat (5/11) Dewan Keamanan PBB mendesak agar konflik di Tigray yang semakin intensif dan meluas diakhiri. Dewan juga mendesak akses tanpa hambatan untuk jalur kemanusian yang bertujuan mengatasi krisis kelaparan.

Pekan lalu Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan mereka telah meminta semua pihak dalam konflik itu untuk mengizinkan truk-truk yang membawa makanan, obat-obatan dan bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan untuk lewat. Tapi hingga saat ini permintaan darurat itu tidak diindahkan. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement