Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Apakah Boleh Imam Sholat Menerima Gaji?

Kamis 11 Nov 2021 23:47 WIB

Red: Muhammad Hafil

Apakah Boleh Imam Sholat Menerima Gaji?. Foto:  Sejumlah umat Muslim melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (20/8). Masjid Istiqlal kembali dibuka untuk kegiatan ibadah Shalat Jumat dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, kapasitas maksimal 25 persen dan jamaah harus sudah divaksin Covid-19. Republika/Putra M. Akbar

Apakah Boleh Imam Sholat Menerima Gaji?. Foto: Sejumlah umat Muslim melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (20/8). Masjid Istiqlal kembali dibuka untuk kegiatan ibadah Shalat Jumat dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, kapasitas maksimal 25 persen dan jamaah harus sudah divaksin Covid-19. Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Imam sholat diperbolehkan menerima gaji.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Dilansir di aboutislam.net,  Guru Besar Syariah di Fakultas Hukum, Universitas Kairo, Syekh Anwar Dabbour mengatakan tidak ada yang salah dengan imam yang memberikan  khutbah di Masjid memperoleh gaji baik dari Masjid atau dari pemerintah.

Organisasi Islam harus mendukung imam masjid sehingga dapat memenuhi kebutuhan mereka serta tanggung jawab keluarga. 

Baca Juga

"Dengan demikian, tidak ada salahnya memperoleh gaji untuk mengajari orang hal-hal yang halal dan yang haram. Meskipun orang yang melakukan itu sebaiknya menahan diri dari mencari keuntungan duniawi,"ujar dia.

Sekarang menjadi jelas bahwa tidak ada yang salah bahwa imam menerima gaji untuk memimpin orang-orang dalam Sholat dan menyampaikan  khutbah, terutama jika ia secara finansial terbatas dan ditunjuk oleh organisasi pemerintah di Masjid semacam itu. Ini benar-benar terjadi di sebagian besar negara Arab dan Muslim.

Beberapa sarjana menarik analogi antara poin yang dimaksud dan memperoleh uang untuk mengajar Alqur'an. Mereka berpendapat bahwa, jika kita mengatakan bahwa uang yang diperoleh para imam masjid dan orang yang mengajarkan Alqur'an adalah haram, maka banyak orang akan berhenti mengajarkan Aqur'an kepada orang lain. Dan ini merupakan sebuah kerugian besar.n Ratna Ajeng Tejomukti

https://aboutislam.net/counseling/ask-the-scholar/prayer/can-mosque-imams-earn-a-salary/

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile