Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

3 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Jokowi Tantang Sean di Formula E, Gerindra: Bukti Setuju

Senin 15 Nov 2021 12:37 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik, mengisyaratkan ada dukungan dari Presiden Jokowi untuk mendukung gelaran Formula E (FE) tahun depan di Jakarta. Hal itu, kata dia, berdasarkan tantangan Jokowi melalui Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Bambang Soesatyo, agar pembalap Sean Gelael ikut di ajang internasional di DKI itu.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik, mengisyaratkan ada dukungan dari Presiden Jokowi untuk mendukung gelaran Formula E (FE) tahun depan di Jakarta. Hal itu, kata dia, berdasarkan tantangan Jokowi melalui Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Bambang Soesatyo, agar pembalap Sean Gelael ikut di ajang internasional di DKI itu.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
DPRD Fraksi Gerindra yakin Presiden Jokowi mendukung gelaran Formula E

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Mohamad Taufik, mengisyaratkan ada dukungan dari Presiden Jokowi untuk mendukung gelaran Formula E (FE) tahun depan di Jakarta. Hal itu, kata dia, berdasarkan tantangan Jokowi melalui Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Bambang Soesatyo, agar pembalap Sean Gelael ikut di ajang internasional di DKI itu.

“Ya dengan (Jokowi) menantang itu kan berarti menyetujui adanya program itu (Formula E)” kata Taufik, Senin (15/11).

Meski demikian, dia menampik jika ada pemikiran tersirat dari Jokowi menyoal apa yang dilakukan DKI terkait Formula E. Ditanya mengenai pinjaman untuk FE pada APBD-P 2019, Taufik tak menyangkalnya. Namun, hal itu dinilainya wajar dan sah-sah saja, selama ada laporan yang diberikan kepada DPRD. 

“Misalnya dengan PEN. Itu kan pinjaman dengan PEN. Jangan kira PEN itu gratis, ada bunganya loh. Jadi nggak melanggar aturan,” ujarnya.

Dia menegaskan, dengan adanya berbagai catatan, tidak ada kerugian negara yang terjadi karena gelaran tersebut. Bahkan, sejak peminjaman tersebut,  dia menyebut, Pemprov sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan DPRD. “Ada dong setelah itu baru dilaporkan,” ucapnya.

Taufik juga menampik jika narasi KPK untuk menjegat Anies pada 2024 tidak ada sama sekali. Terlebih, KPK dinilainya telah berjalan sesuai dengan mekanismenya dan menjadi respons laporan dari banyak pihak perihal Formula E.

“Insya Allah, Mandalika saja jalan, masa Formula E (tidak),” kata dia.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile