Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

7 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Diabetesi tak Bisa Sembuh, Angka Kematian Naik Saat Pandemi

Rabu 17 Nov 2021 17:29 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda

Pemeriksaan kadar gula dalam darah. Diabetes tidak bisa disembuhkan, namun dapat dikendalikan.

Pemeriksaan kadar gula dalam darah. Diabetes tidak bisa disembuhkan, namun dapat dikendalikan.

Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Angka kematian diabetesi akibat Covid-19 lebih tinggi 8,3 kali lipat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berdasarkan data dari International Diabetes Federation, jumlah serangan diabetes di Indonesia mencapai 18 juta pada 2020. Artinya, pravelensi kasus tersebut meningkat 6,2 persen dibandingkan dari 2019.

Sementara itu, menurut penelitian terkait penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia, angka kematian pada pasien diabetes yang positif Covid-19 lebih tinggi 8,3 kali lipat dibandingkan dengan masyarakat yang tidak mengidap diabetes. Apa daya?

Baca Juga

"Diabetes bukan satu penyakit, tapi beberapa penyakit dengan gejala yang sama, yaitu kadar gula darah di atas normal atau hiperglikemi," ungkap Prof Dr dr Sidartawan Soegondo SpPD-KEMD dalam webinar dalam rangka Hari Diabetes Sedunia dengan tema "Cegah Dini Komplikasi Ginjal pada Penjuang Diabetes" yang diselenggarakan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe), dikutip Rabu (16/11).

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile