Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

 

5 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Infeksi Covid-19 Austria Melonjak Saat Lockdown Sebagian

Rabu 17 Nov 2021 12:50 WIB

Rep: Idealisa masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih

Virus corona (ilustrasi)

Virus corona (ilustrasi)

Foto: Pixabay
Infeksi harian di Austria naik menjadi 14.416 pada hari Rabu (17/11).

REPUBLIKA.CO.ID, WINA - Infeksi COVID-19 Austria mencapai rekor harian baru pada Rabu (17/11). Ini merupakan hari ketiga lockdown bagi warga yang tidak divaksinasi sepenuhnya. Lockdown bertujuan untuk menghentikan lonjakan kasus.

 

Sekitar 65 persen populasi Austria telah divaksinasi penuh terhadap virus, salah satu tingkat terendah di Eropa barat. Austria juga memiliki salah satu tingkat infeksi tertinggi di benua itu.
 
Melonjaknya infeksi di seluruh Eropa saat jelang musim dingin mendorong pemerintah Austria untuk mempertimbangkan untuk menerapkan kembali lockdown
 
Berbeda dengan Belanda, yang telah memerintahkan lockdown sebagian yang berlaku untuk semua, Austria telah berusaha untuk menghindari pembatasan bagi warga yang divaksinasi penuh.
 
Infeksi harian naik menjadi 14.416 pada hari Rabu (17/11). Data resmi menunjukkan ini merupakan pertama kali negara itu melewati angka 14 ribu. Puncak gelombang infeksi terbesar sebelum ini adalah 9.586 sekitar setahun yang lalu, ketika negara itu melakukan lockdown penuh.
 
Setelah melarang mereka yang tidak divaksinasi dari tempat-tempat termasuk restoran, hotel, teater, dan lift ski 10 hari yang lalu, pemerintah memerintahkan lockdown di mana sekitar dua juta orang yang tidak divaksinasi sepenuhnya hanya dapat meninggalkan rumah mereka karena sejumlah alasan terbatas.
 
Alasan yang diizinkan termasuk pergi bekerja, berbelanja kebutuhan pokok, dan berjalan-jalan tanpa batasan waktu atau jarak. Mengingat kategori-kategori yang luas itu, ada keraguan apakah lockdown dapat ditegakkan dengan benar dan apakah itu akan berhasil melawan lonjakan infeksi.
 
Situasi terburuk terjadi di dua dari sembilan provinsi Austria, Upper Austria dan Salzburg. Di wilayah itu rumah sakit mengalami tekanan yang meningkat. Salzburg sedang mempersiapkan situasi triase ketika jumlah orang yang membutuhkan tempat tidur perawatan intensif melebihi pasokan, meskipun tahap itu belum tercapai.
 

sumber : reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile