Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

14 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Koalisi Pimpinan Saudi Targetkan Situs Yaman

Kamis 18 Nov 2021 12:25 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Christiyaningsih

Warga Yaman memeriksa lokasi serangan udara pimpinan Saudi yang menargetkan posisi di Sanaa, Yaman, 11 November 2021. Koalisi yang dipimpin Saudi melakukan operasi luas terhadap sasaran di Yaman.

Warga Yaman memeriksa lokasi serangan udara pimpinan Saudi yang menargetkan posisi di Sanaa, Yaman, 11 November 2021. Koalisi yang dipimpin Saudi melakukan operasi luas terhadap sasaran di Yaman.

Foto: EPA-EFE/YAHYA ARHAB
Koalisi yang dipimpin Saudi melakukan operasi luas terhadap sasaran di Yaman

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH - Media pemerintah Saudi mengatakan koalisi yang dipimpin Saudi melakukan operasi luas terhadap sasaran di Yaman. Serangan dilakukan setelah mencegat dan menghancurkan pesawat tak berawak yang berusaha menyerang bandara internasional Abha Arab Saudi.

"Koalisi mengambil langkah-langkah operasional untuk menangani sumber-sumber serangan lintas perbatasan yang bermusuhan," kata kantor berita negara Saudi SPA.

Baca Juga

Koalisi menyebut pasukannya kemudian melakukan operasi luas terhadap sasaran militer di provinsi Yaman, Sanaa, Dhamar, Saada, dan al-Jawf sebagai tanggapan terhadap ancaman balistik dan pesawat tak berawak. "Lokakarya dan gudang untuk rudal balistik, drone, dan sistem komunikasi dihancurkan," katanya.

Koalisi menambahkan mereka menargetkan fasilitas rahasia bagi para ahli dari Pengawal Revolusi Iran dan Hizbullah Lebanon, yang dituduh terlibat dalam serangan bermusuhan terhadap kerajaan. Koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi melakukan intervensi di Yaman pada Maret 2015 setelah kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran menggulingkan pemerintah dari ibu kota Sanaa. Arab Saudi mengatakan Hizbullah mempersenjatai, memasok, dan melatih Houthi.

sumber : Reuters
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile