Senin 22 Nov 2021 19:36 WIB

Main di Kadet 1947, Bisma Jadi Lebih Menghargai Ayahnya

Bisma Kharisma main sebagai Sigit di film Kadet 1947.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Film drama heroik berlatar belakang sejarah Kadet 1947 tayang pada 25 November 2021.
Foto: Dok Temata Studios
Film drama heroik berlatar belakang sejarah Kadet 1947 tayang pada 25 November 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi sekaligus aktor Bisma Karisma dipercaya memerankan karakter Sigit di film Kadet 1947. Rupanya, berperan sebagai salah satu kadet (pelajar, calon penerbang) Angkatan Udara RI membuat Bima lebih menghargai ayahnya.

"Kebetulan bapak saya angkatan udara. Jadi, setelah main di Kadet 1947, saya jauh lebih menghargai bapak. Sangat personallah buat saya film ini," kata Bisma dalam konferensi pers di XXI Plaza Senayan, Senin (22/11).

Baca Juga

Secara pribadi, Bima juga mengaku jadi lebih nasionalis. Bahkan, ketika memperingati Hari Kemerdekaan ke-76 RI, Bisma mengibarkan bendera Merah Putih bersama keluarga.

"Jiwa nasionalisme saya pun tumbuh. Pas Agutusan kemarin, saya juga mengibarkan bendera Merah Putih di rumah atas inisiatif sendiri, merasa lebih tergugah aja," kata Bisma.

Karenanya, Bisma pun berharap, film Kadet 1947 bisa menggugah jiwa nasionalisme anak muda sepertinya. Ia juga berharap filmnya bisa mendapat sambutan hangat dari semua pecinta film di Indonesia.

"Mudah-mudahan film ini bisa membangun jiwa nasionalisme dan kita sebagai anak muda bisa menunjukkannya dengan cara masing-masing," kata Bisma.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement