Era Digital, Pemuda Jadi Sasaran Empuk Radikalisme

Rep: My38/ Red: Fernan Rahadi

Noor Huda Ismail
Noor Huda Ismail | Foto: dokpri

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Radikalisme masih menjadi ancaman bagi kelangsungan bangsa dan negara Indonesia. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi, target radikalisme juga menyasar generasi muda yang akrab dengan internet.

"Upaya penyebaran radikalisme dan terorisme saat ini cenderung menyasar generasi muda. Hal tersebut dikarenakan generasi muda masih dalam proses pencarian jati diri," ujar pengamat terorisme Noor Huda Ismail dalam acara Mata Kuliah Studi Kepemudaan, dengan tema "Radikalisasi dan Radikalisme Keberagaman Kaum Muda" yang digelar Departemen Sosiologi Fisipol UGM, Selasa (23/11)

Terhadap kalangan generasi Z saat ini, kata Huda, kelompok radikal menggunakan internet dan media sosial untuk melancarkan ide-ide radikalnya supaya dapat dijangkau secara luas. Dalam hal ini, anak muda menjadi sasaran karena target penyebaran radikalisme rata-rata masih mempunyai jiwa muda.

"Biasanya anak muda yang terpapar radikalisme itu adalah mereka yang baru mendalami agama. Faktor lainnya ya karena sifat ingin menunjukkan eksistensi diri," ujarnya.

Dengan menyebarnya gerakan-gerakan jihad melalui media sosial, dengan etos melawan penindasan pada kaum Muslim, hal itu membuat generasi muda akan lebih mudah terpikat.

"Adanya media sosial membuat proses radikalisme bergeser, di mana mereka membuat orang bergabung lewat jaringan sosial. Kelompok mereka bergerak dimulai dari melawan kelompok multikulturalisme," kata Huda.

Menanggapi situasi tersebut, Huda mengatakan terdapat beberapa hal yang harus dilakukan, yakni perlu adanya transmedia intervention, narasi kolaborasi, serta credible voice.

"Dengan adanya satu kesatuan tersebut, diharapkan dapat mendukung transformasi mantan radikalis untuk kembali berjuang kepada kemaslahatan umat secara umum," ujar lulusan Monash University, Australia, itu.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id

Terkait


Anwar Abbas: Masalah Bangsa tak Hanya Terorisme, tapi KKN

Radikalisme Sudah Menyusup ke Semua Lembaga Negara?

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Ingatkan Pentingnya Moderasi

Wanti-Wanti Wapres soal Penangkapan Anggota MUI oleh Densus

Kepala BNPT: Anak Muda Jadi Sasaran Kelompok Radikal

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark