Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

1 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Filipina akan Buka Pintu untuk Wisatawan Asing

Sabtu 27 Nov 2021 01:05 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Esthi Maharani

Wisatawan menikmati senja di Pantai Boracay, Filipina.

Wisatawan menikmati senja di Pantai Boracay, Filipina.

Foto: EPA
Filipina buka pintu untuk wisatawan untuk membangun kembali ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Filipina akan membuka pintu bagi turis asing dari beberapa negara pada 1 Desember. Pembukaan kembali ini sebagai bagian dari upaya untuk membangun kembali ekonomi yang terpukul keras oleh pandemi Covid-19.

Penjabat juru bicara Kepresidenan Filipina, Karlo Nograles, mengatakan, turis asing yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap dari negara-negara yang ditetapkan berisiko rendah oleh Filipina akan diizinkan masuk selama periode 15 hari pertama. Dia menambahkan bahwa, periode tersebut bisa diperpanjang.

"Ini adalah sesuatu yang kami lakukan selangkah demi selangkah," kata Nograles.

Filipina menutup pintunya bagi turis asing sejak pandemi virus korona dimulai yaitu pada awal 2020. Kedatangan wisatawan dari pasar utama Jepang, Korea Selatan dan Cina merosot 83 persen turun menjadi 1,4 juta tahun lalu.

Sebelumnya Menteri Pariwisata Filipina, Berna Romulo-Puyat mengumumkan bahwa pemerintah mengizinkan kunjungan turis dari negara atau wilayah hijau. Klasifikasi negara atau wilayah hijau yaitu mayoritas penduduknya telah divaksin dan memiliki tingkat infeksi rendah.

"Ini akan sangat membantu dalam upaya pemulihan (perekonomian) kami, dengan meningkatkan kedatangan dan penerimaan turis," ujar Romulo-Puyat.

Filipina hanya mengizinkan turis yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19, yang diakui Badan Pengawas Obat dan Makanan setempat atau disahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Saat ini dalam catatan Filipina, terdapat 44 negara dan wilayah yang masuk daftar hijau Covid-19. Negara tersebut diantaranya Cina, Jepang, dan India. Menurut Otoritas Statiatik Filipina, sektor pariwsata menyumbang 17,8 persen dari PDB.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile