Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Fauci Ragu Virus Penyebab Covid-19 Bisa Lenyap Seperti Polio

Sabtu 27 Nov 2021 10:33 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Pakar penyakit menular AS, Anthony Fauci, mengaku amat ragu virus corona penyebab Covid-19 dapat dimusnahkan seperti melenyapkan polio, campak, dan malaria.

Pakar penyakit menular AS, Anthony Fauci, mengaku amat ragu virus corona penyebab Covid-19 dapat dimusnahkan seperti melenyapkan polio, campak, dan malaria.

Foto: EPA
Fauci mengatakan, virus penyebab Covid-19 mustahil dilenyapkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat Anthony Fauci mendesak penerapan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang lebih ketat. Sebab, ia yakin bahwa SARS-CoV-2 yang merupakan virus penyebab Covid-19 tidak mungkin akan musnah.

"Mustahil kita akan membasmi virus itu, saya ragu, karena penularannya ... Saya amat ragu apakah kita dapat memusnahkannya, seperti kita melenyapkan polio, campak dan seabad lalu kita telah menghilangkan malaria dari Amerika Serikat," kata Fauci di tengah peningkatan kasus Covid-19 di seluruh Eropa dan di sebagian Amerika Serikat.

Baca Juga

Menurut Fauci, yang bisa dilakukan hanyalah mengendalikan penularan penyakit yang ditimbulkan oleh virus corona tipe baru itu. Fauci mengisyaratkan bahwa kontrol itulah yang bakal menjadi senjata utama dalam menangani pandemi Covid-19 yang sudah menginfeksi lebih dari 260 juta orang di seluruh dunia.

"Jika Anda bersedia mengendalikan 70 ribu kasus per hari, itu salah. Mustahil kita dapat mengatasi 70 ribu (atau) 80 ribu infeksi per hari. Anda harus menurunkan angka itu menjadi sangat kecil, sehingga tidak berdampak negatif terhadap masyarakat. Jadi, kita tidak perlu khawatir soal bakal sakit atau meninggal," katanya, seperti dilansir Times Now News, Sabtu.

"Begitu kita sampai di sana, saya tidak bisa memprediksikan. Saya harap itu relatif cepat dan akan sangat bergantung pada sebaik apa kita telah memvaksinasi penduduk," ucapnya.

sumber : Antara, Xinhua
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile