Sabtu 27 Nov 2021 19:14 WIB

Dualisme Golkar Kota Bekasi Disidang di Mahkamah Partai

Saat ini ada 2 Ketua Golkar Kota Bekasi, yaitu Ade Puspitasa dan Nofel Saleh Hilabi.

Red: Erik Purnama Putra
Kuasa hukum Nofel Saleh Hilabi, Fahri Bachmid mengadu ke Mahkamah Partai Golkar.
Foto: Ist
Kuasa hukum Nofel Saleh Hilabi, Fahri Bachmid mengadu ke Mahkamah Partai Golkar.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Mahkamah Partai Golkar menggelar sidang perselisihan internal Partai Golkar Kota Bekasi. Mahkamah Partai bersidang untuk membahas tentang pembatalan Surat Keputusan Pengesahan Komposisi dan Personalia Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi.

Hal itu melibatkan Nofel Saleh Hilabi dan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat (Jabar). Kuasa hukum Nofel Saleh Hilabi, Fahri Bachmid meminta agar pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V Golkar Kota Bekasi di Graha Bintang dibatalkan.

"Dan yang menjadi objek sengketa dalam permohonan dadalah agar Mahkamah Partai Golkar membatalkan seluruh keputusan-keputusan hasil persidangan Musyawarah Daerah V Partai Golongan Karya Kota Bekasi di Graha Bintang, Mustika Jaya," ujar Fahri dalam siaran pada Sabtu (27/11).

Dia menyebut, Musda V Golkar tersebut tidak berlangsung secara konstitusional. Pasalnya, surat keputusan yang diterbitkan tidak melalui prosedur yang berlau. Fahri pun meminta Mahkamah Partai Golkar untuk mengesahkan seluruh keputusan hasil persidangan Musda V Golkar Kota Bekasi di Hotel Horison pada 29 Oktober 2021.