Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

30 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tanda Diabetes yang Bisa Dilihat dari Mulut

Ahad 05 Dec 2021 17:47 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Qommarria Rostanti

Tanda diabetes bisa terlihat dari mulut (ilustrasi).

Tanda diabetes bisa terlihat dari mulut (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com.
Para ahli mengatakan, mungkin juga ada indikator diabetes di mulut Anda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jika Anda penderita diabetes (diabetesi), Anda akan tahu betapa pentingnya menjaga kadar gula darah. Tanda-tanda umum gula darah tinggi termasuk rasa haus yang meningkat dan kebutuhan untuk pergi ke kamar mandi lebih banyak. Namun, para ahli mengatakan, mungkin juga ada indikator di mulut Anda.

Para peneliti mengatakan, orang dengan penyakit gusi yang parah (periodontitis) memiliki waktu yang lebih sulit untuk menjaga kadar gula darah mereka tetap terkendali. "Bagi mereka yang gula darahnya tidak terkontrol dengan baik, mereka mungkin mengalami masalah dengan penyakit gusi," kata American Dental Association (ADA) seperti dilansir di laman New York Post, Ahad (5/12) .

Baca Juga

Sebuah studi sebelumnya yang diterbitkan oleh para ahli di ADA menyatakan orang dengan diabetes mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit gusi daripada orang tanpa diabetes. Penyakit gusi adalah infeksi serius yang dalam banyak kasus dapat diobati. Jika dibiarkan, dapat menyebabkan kehilangan gigi yang bersifat irreversible karena dapat merusak tulang penyangga gigi.

Karena penyakit gusi adalah infeksi, kemungkinan penderita diabetes akan merasa lebih sulit untuk mengatasinya daripada orang lain. “Bila tidak terkontrol dengan baik, diabetes juga dapat memperlambat proses penyembuhan luka," kata ADA.

Ini berarti jika Anda menderita diabetes, mungkin perlu waktu lebih lama untuk sembuh setelah perawatan gigi seperti pencabutan gigi atau operasi mulut lainnya. Sebuah studi ADA sebelumnya menemukan secara umum, penderita diabetes Amerika lebih rentan terhadap kehilangan gigi dibandingkan mereka yang tidak menderita kondisi tersebut.

Sekitar 28 persen penderita diabetes yang diuji dalam penelitian ini telah kehilangan semua gigi mereka. National Health Service (NHS) menyatakan, glukosa ekstra dalam darah Anda dapat meningkatkan kemungkinan penyakit gusi dan infeksi. Panduan resmi menyatakan Anda harus segera menemui dokter gigi jika Anda melihat masalah di mulut Anda.

Para ahli mengatakan untuk meningkatkan kesehatan gusi Anda harus berhenti merokok. Ini karena merokok melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda. membuat Anda lebih sulit untuk melawan infeksi gusi.

Salah satu cara utama untuk membantu mengendalikan diabetes dan mencegah penyakit gusi adalah dengan menjaga kadar gula darah Anda. Jika Anda penderita diabetes, kemungkinan akan diberikan perangkat sehingga Anda dapat melakukannya di rumah.

Anda akan diberi tahu berapa tingkat gula darah rata-rata Anda dan ini disebut sebagai tingkat HbA1c Anda. Meskipun berbeda untuk setiap orang, NHS mengatakan jika Anda memantau level Anda di rumah, maka target normalnya adalah 4 hingga 7mmol/l sebelum makan dan di bawah 8,5 hingga 9mmol/l 2 jam setelah makan. Jika diuji setiap beberapa bulan maka target HbA1c normal adalah di bawah 48 mmol/mol (atau 6,5 persen pada skala pengukuran yang lebih lama).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile