Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sultan HB X Minta Antisipasi Kerumunan Saat Libur Akhir Tahun

Jumat 10 Dec 2021 08:43 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Wisatawan menggunakan jasa Jeep Merapi di Kali Kuning, Cangkringan, Sleman, D.I Yogyakarta, Kamis (9/12/2021). Pemkab Sleman mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk selalu waspada saat beraktivitas di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi menyusul ditetapkanya status tanggap darurat bencana lahar hujan Gunung Merapi sejak 4 Desember 2021.

Wisatawan menggunakan jasa Jeep Merapi di Kali Kuning, Cangkringan, Sleman, D.I Yogyakarta, Kamis (9/12/2021). Pemkab Sleman mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk selalu waspada saat beraktivitas di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi menyusul ditetapkanya status tanggap darurat bencana lahar hujan Gunung Merapi sejak 4 Desember 2021.

Foto: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Sultan minta pengelola wisata mengatur jumlah pengunjung saat sudah di batas kuota.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta kepala daerah serta pengelola pariwisata di kabupaten dan kota mengantisipasi munculnya kerumunan saat libur akhir tahun.

 

"Kami mohon diingatkan dengan baik di lapangan seperti sektor pariwisata, hotel, pertokoan, bagaimana agar tetap menjalankan tugas dengan baik. Namun juga menghentikan aktivitas jika kerumunan terjadi," kata Sultan.

Baca Juga

Untuk mencegah kerumunan, menurut Sultan, pengelola industri pariwisata dapat melakukan pengaturan dengan menghentikan sementara akses kunjungan saat sudah mencapai batas kuota.

"Saya mohon 'close', keluar dulu lalu diatur untuk masuk lagi. Pengaturan ini menjadi sesuatu yang penting untuk kita jaga," kata dia.

Melalui Rapat Koordinasi Persiapan Natal dan Tahun Baru yang diikuti seluruh Forkopimda dan OPD DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta seluruh jajarannya bekerja keras agar libur akhir tahun tidak memicu lonjakan kasus Covid-19.

"Jangan sampai terjadi yang dikhawatirkan Presiden, libur Natal dan Tahun Baru justru menaikkan kasus Covid-19," ucap Sultan.

Kendati Pemerintah Pusat membatalkan pemberlakukan PPKM level 3, Raja Keraton Yogyakarta ini meminta warganya tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Menurut Sultan, penerapan PPKM di DIY nantinya akan menyesuaikan hasil asesmen dari pusat.

"Saya berharap agar masyarakat juga aktif untuk menjalankan protokol kesehatan," kata dia.

Mengenai operasional industri pariwisata saat libur akhir tahun, Sultan menuturkan nantinya bakal diatur oleh masing-masing asosiasi yang menaungi. "Nanti kebijakan dan pengaturan akan sesuai dengan asosiasi itu," tutur Sri Sultan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile