Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

ESDM: Pasokan Listrik, BBM dan LPG di Posko Semeru Aman

Ahad 12 Dec 2021 16:47 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Friska Yolandha

Foto udara suasana posko pengungsian erupsi Gunung Semeru di Penanggal, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (11/12/2021). Sebanyak 6.573 orang mengungsi di 126 titik yang disiapkan diantaranya Posko Penanggal, Sumber Mujur dan Candipuro.

Foto udara suasana posko pengungsian erupsi Gunung Semeru di Penanggal, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (11/12/2021). Sebanyak 6.573 orang mengungsi di 126 titik yang disiapkan diantaranya Posko Penanggal, Sumber Mujur dan Candipuro.

Foto: Antara/Budi Candra Setya
Sebanyak 97 persen pelanggan sudah kembali menikmati listrik, sisanya dalam perbaikan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Misi kemanusian yang diemban Tim ESDM Siaga Bencana dengan kekuatan 244 personel terus membantu proses evakuasi dan pemulihan di wilayah terdampak bencana erupsi Gunungapi Semeru. Dalam melakukan kegiatannya Tim ini dibagi menjadi tiga, yaitu tim Search and Rescue Unit (SRU), Tim Posko kesehatan dan Tim Distribusi Logistik.

"Di lokasi terdampak Kampung Renteng dengan ESAR Methode radius 1.000 meter persesgi, Tim telah mengevakuasi Korban. Tim sempat di minta untu keluar area pukul 10.03 WIB karena kondisi tidak aman, keluar erupsi dari gunung semeru dan ditutup kabut tebal," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial.

Baca Juga

Ego menambahkan, berdasarkan laporan dari Tim ESDM Siaga Bencana per tanggal 10 Desember 2021, Tim masih terus melakukan pencarian korban di berbagai lokasi terdampak termasuk di Kampung Renteng, Desa tumpeng, tambang pasir Haji Satuhan dan Kampung Curah Kobokan dan area aliran lahar bekas tambang pasir.

"Selain Melakukan pencarian korban dan membantu evakuasi properti milik masyarakat yang terdampak, Tim juga membuat membangun sarana prasarana di lokasi pengungsian, melakukan pelayanan kesehatan di 3 titik yang sudah ditentukan serta memberikan bantuan logistik untuk keperluan pengungsi," jelas Ego.

Dilaporkan pula, saat ini kondisi kelistrikan untuk penyulang dan gardu distribusi seluruhnya sudah dapat beroperasi penuh. Sebanyak 29.826 (97 persen) dari 30.523 pelanggan dapat menikmati listrik dan sisanya sebanyak 697 pelanggan masih dalam proses perbaikan.

Selanjutnya, untuk pasokan bahan bakar minyak, di wilayah terdampak terdapat 1 SPBU tersedia empat jenis bahan bakar yakni, pertalite tersedia stok sebanyak 33,23 kiloliter (49 jam), pertamax 10,47 kiloliter (109 jam) pertamax turbo 7,19 kiloliter (509 jam) dan biosolar 28,88 kiloliter (86 jam). Sebanyak 5 perthasop yang ada saat ini dialihkan suplai ke integrated terminal Surabaya karena jalur terputus dari Malang.

Dari 30 pangkalan LPG yang tersedia, saat ini 14 pangkalan berada di Kecamatan Tempursari tersedia stok 1.016 tabung terisi dengan tambahan 1.950 tabung dan 16 pangkalan di Kecamatan Pronojiwo tersedia 1.250 tabung dengan tambahan 2.530 tabung.

"Telah disalurkan juga sebanyak 45 tabung Bright Gas dan kompor untuk dapur Umum, 250 Liter BBM Dex untuk kendaraan BNPB serta sembako dan makanan siap saji alat kesehatan dan perlengkapan lain berupa selimut dan sarung," ujar Ego.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile