Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

27 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Cegah Omicron Meluas, Wapres: Perketat Prokes dan Percepat Vaksinasi

Jumat 17 Dec 2021 06:58 WIB

Rep: fauziah mursid/ Red: Hiru Muhammad

Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada seorang sopir bus di Terminal Bis Pakupatan, Serang, Banten, Jumat (17/12/2021). Vaksinasi digelar untuk mencegah merebaknya kembali penularan COVID-19 menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru.

Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada seorang sopir bus di Terminal Bis Pakupatan, Serang, Banten, Jumat (17/12/2021). Vaksinasi digelar untuk mencegah merebaknya kembali penularan COVID-19 menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru.

Foto: ANTARA/Asep Fathulrahman
Vaksinasi dipercepat khususnya bagi daerah yang cakupan vaksinasinya masih rendah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak semua elemen masyarakat memperketat penerapan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker. Wapres mengatakan, langkah ini dilakukan untuk mencegah meluasnya varian Omicron di Tanah Air.

"Kemudian yang kedua karena ini sudah mulai masuk, maka kita memperketat protokol kesehatan, terutama masker, kemudian juga PeduliLindungi dan juga hal-hal lain yang menyangkut testing, tracing, ini juga terus akan kita pergiat," ujar Wapres di sela kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Jumat (17/12).

Baca Juga

Wapres juga meminta agar vaksinasi dipercepat khususnya bagi daerah yang cakupan vaksinasinya masih rendah. Ia mengatakan, Januari mendatang vaksinasi booster atau dosis ketiga juga akan dimulai untuk meningkatkan perlindungan bagi masyarakat.

Wapres menambahkan, begitu juga mobilitas masyarakat perlu diperketat dengan pelaksanaan PPKM yang disesuaikan dengan level masing-masing daerah."Walau tidak di level 3 kan bisa dilakukan pengetatan-pengetatan PPKM ini," ujar Kiai Ma'ruf.

Wapres mengatakan, pengalaman kasus varian Delta pada pertengahan tahun ini harus dijadikan pelajaran, agar tidak terulang pada varian Omicron. Karena itu, ia meminta antisipasi semua pihak untuk mengantisipasi meluasnya Omicron."Kita harus terus antisipasi di Indonesia untuk mengawal, cukup (kasus) yang ada saja agar tidak bertambah lagi, karena ini akan berdampak pada ekonomi kita," katanya.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile