Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

 

2 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Waduh, Kepala Puskesmas yang Gagal Percepat Vaksinasi Diancam Mutasi

Rabu 05 Jan 2022 17:42 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Petugas medis menyuntikan vaksin Covid-19 kepada seorang anak (ilustrasi)

Petugas medis menyuntikan vaksin Covid-19 kepada seorang anak (ilustrasi)

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Bagi yang melampaui batas waktu yang telah ditetapkan, kepala puskesmas akan dicopot.

REPUBLIKA.CO.ID, TULUNGAGUNG -- Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menyampaikan ada ancaman kepada para kepala puskesmas daerahnya yang gagal melakukan percepatan vaksinasi anak dalam tempo 10 hari. "Saya minta target (percepatan) ini bisa dipenuhi dan tidak ada yang molor," katanya saat memberi sambutan dalam rapat koordinasi penanganan COVID-19 dan percepatan vaksinasi di Pendopo Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (07).

 

Bagi yang melampaui batas waktu yang telah ditetapkan, kepala puskesmas akan dicopot. Sementara yang konsisten dan bisa memenuhi target waktu dengan efektif dan efisien, bakal mendapat peghargaan yang setimpal. "Kalau Pak Kepala Dinas (Kesehatan) tidak bisa mencopot, biar saya saja yang copot," ucap Maryoto disambut tawa dan tepuk tangan peserta rapat.

Baca Juga

Saat dikonfirmasi selepas rapat terkait dengan ancaman itu, Bupati enggan menjawab lebih perinci. Menurut dia, ucapannya itu adalah dorongan bagi para kepala puskesmas untuk menyukseskan vaksinasi anak usia antara 6 dan 11 tahun.

Terkait dengan sanksi pencopotan dari jabatan, dia menegaskan bahwa pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada kepala dinas kesehatan. "Oleh karena itu, setiap kepala puskesmas harus bisa menyelesaikan target vaksinasi maksimal selama 10 hari," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dr Kasil Rokhmad mengaku cukup optimistis target percepatan bisa terpenuhi. Sebah usai kick off vaksinasi pada Selasa (4/1), seluruh jajaran langsung bergerak melakukan imunisasi ke sekolah-sekolah tingkat dasar maupun MI. 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile