Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Tren Ganti Pelatih di Tengah Kompetisi Liga 1, Ini Kata Pelatih Persib Robert Alberts

Kamis 06 Jan 2022 23:47 WIB

Red: Israr Itah

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.

Foto: Dok. Persib Bandung
Ada 12 klub di Liga 1 2021/2022 yang sudah mengganti pelatih di tengah jalan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts turut mengomentari tren pergantian pelatih oleh tim di tengah berjalannya kompetisi Liga 1 2021/2022 sebagai pemecahan rekor. "Di putaran pertama ada pergantian pelatih. Dari 18 klub, 12 klub sudah melakukannya. Ini salah satu rekor yang pecah karena di dunia tidak ada yang seperti ini," kata Robert, saat konferensi pers virtual menjelang laga melawan Persita, Kamis (6/1).

Menurut dia, selama ini tidak ada kompetisi sepak bola dunia yang timnya beramai-ramai mengganti pelatihnya di paruh musim kompetisi. Ia mengatakan, klub yang mengganti pelatih hanya satu sampai dua saja sampai kompetisi selesai. Namun hal berbeda terjadi di Indonesia.

Baca Juga

Dari 18 tim yang mengikuti Liga 1 2021/2022, tercatat ada 12 tim yang telah melakukan pergantian pelatih, yakni Borneo FC, PSIS Semarang, Persiraja Banda Aceh, Madura United, Persik Kediri. Kemudian, Persela Lamongan, PSS Sleman, Persipura Jayapura, Persikabo 1973, Barito Putera, PSM Makassar, dan Persija Jakarta. Hanya, Persija sudah mengganti pelatih sejak awal kompetisi karena Liga 1 2021/2022 mensyaratkan lisensi kepelatihan AFC Pro.

Robert menjelaskan pelatih pasti memerlukan waktu dan proses yang panjang untuk menyiapkan tim agar benar-benar solid dan kuat ke depannya. "Karena pelatih, saya, membutuhkan waktu untuk membuat fondasi gambaran tim bagaimana berjalan ke depan," katanya.

Sementara mengenai pergantian pemain, Robert menilai tak terlalu mengejutkan karena tren yang terjadi di Indonesia hanya perpindahan pemain antarklub. "Perpindahan pemain di bursa transfer di Indonesia agak sedikit berbeda. Jadi, saya tidak terlalu kaget karena hanya perpindahan pemain dari klub satu ke klub lain," ujarnya. 

Artinya, bukan pemain yang betul-betul baru didatangkan dari luar Indonesia. Jadi, ia menilai ini bukan sesuatu yang menghadirkan kejutan karena pemain hanya berpindah tempat saja dan para pelatih relatif sudah mengenal para pemain tersebut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile