Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kelompok Republik Luncurkan Kampanye Akhiri Kekuasaan Monarki Kerajaan

Selasa 11 Jan 2022 17:46 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Keluarga kerajaan Inggris.

Keluarga kerajaan Inggris.

Foto: EPA
Ratu Elizabeth II telah berkuasa selama 70 tahun di Kerajaan Inggris

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Kelompok republik Inggris mengatakan pada Senin (10/1/2022) bahwa akan meluncurkan kampanye untuk mengakhiri monarki menjelang perayaan menandai 70 tahun Ratu Elizabeth II di atas takhta. Raja tertua dan terlama di dunia itu akan menandai dekade ketujuh sebagai penguasa bulan depan.

 

Kelompok anti-monarki Republic menggunakan kesempatan itu untuk memulai kampanye Not Another 70 untuk menyerukan diakhirinya institusi bersejarah itu. "Sementara minoritas vokal ingin merayakan tujuh puluh tahun pemerintahan ratu, kita semua harus mulai melihat ke masa depan. Prospek Raja Charles tidak bahagia, dan ada alternatif demokratis yang baik yang ditawarkan," ujar perwakilan Republic Graham Smith.

Baca Juga

"Sudah waktunya untuk berdebat serius tentang konstitusi kita, menerima bahwa Charles bukan yang terbaik yang ditawarkan negara, dan bahwa sebagai bangsa kita cukup mampu memilih kepala negara kita," katanya.

Jajak pendapat menunjukkan sebagian besar orang di Inggris mendukung monarki dan Ratu sendiri sangat populer. Namun tidak ada banyak dukungan untuk putra sulung Ratu Elizabeth dan pewaris takhta, Pangeran Charles. Survei menunjukkan ada sentimen sistem republik yang berkembang di kalangan orang Inggris yang lebih muda.

Baca: Australia tak Mau Lockdown, Memilih Lewati Wabah Covid-19 Omicron

Baca: Menlu Israel Positif Covid-19 Saat Negaranya Bersiap Hadapi Omicron dengan Dosis 4 Vaksin

Pemimpin negara berusia 95 tahun ini akan merayakan Platinum Jubilee. Dia menandai perayaan tersebut pada Februari dengan pemerintah merencanakan perayaan empat hari pada 2-5 Juni. 

Baca: Arab Saudi Krisis Rudal Gara-Gara Beli Sistem Pertahanan Buatan AS

sumber : Reuters
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile