Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Basarnas Temukan Dua Jenazah Bocah Tenggelam di Maros

Rabu 12 Jan 2022 16:17 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ilustrasi Tenggelam

Ilustrasi Tenggelam

Foto: Foto : MgRol112
Korban ditemukan sekitar 200 meter dari tempat hitang atau terjatuh.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Selatan menemukan dua jenazah bocah yang hanyut dibawa arus Sungai Sulawan, Dusun Puncak, Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Korban ditemukan tak jauh dari tempat terjatuh.

 

"Tim SAR gabungan telah menemukan kedua korban pada lokasi yang sama, kurang lebih 200 meter dari lokasi diduga tempat terjatuhnya," ujar Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi saat dikonfirmasi, Rabu.

Baca Juga

Kedua bocah laki-laki tersebut bernama Zakir (4) dan Faiz (5) sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga terjatuh lalu hanyut terbawa arus Sungai Suwalan pada Selasa 11 Januari 2021 sekitar pukul 15.30 WITA. Setelah laporan itu diterima di Com Center Basarnas Makassar sekitar pukul 17.00 WITA, kata Djunaidi, personel Basarnas dilengkapi tim penyelam langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian korban.

Hari pertama pencarian, korban belum ditemukan, sehingga upaya pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan Rabu ini. Tim pencarian berhasil menemukan jasad Zakir sekitar pukul 11.45 WITA pada kedalaman dua meter oleh penyelam dari jarak 200 meter lokasi terjatuhnya korban hingga tenggelam.

Kemudian, jenazah bocah kedua, Faiz ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan korban pertama. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia."Keduanya telah di evakuasi ke Puskesmas Tompobulu. Dengan ditemukannya kedua korban ini, operasi SAR dinyatakan ditutup seluruh unsur kembali ke instansi masing-masing," tutur Djunaidi juga sebagai Sar Mission Coordinator itu menambahkan.

Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat pada pelaksanaan operasi pencarian sehingga korban berhasil ditemukan meski dalam kondisi meninggal dunia.

Sebelumnya, pihak keluarga mencari keberadaan mereka karena belum pulang. Paman korban lalu menemukan jejak kaki anak kecil di pinggir sungai lalu memanggil warga untuk ikut mencari.Belakangan ditemukan sandal yang dipakai salah satu korban sekitar 10 meter dari ditemukan jejak kaki tersebut.

Selanjutnya, setelah tim SAR gabungan tiba di lokasi, bersama warga setempat menyisir lokasi hingga pukul 19.00 WITA.Namun tidak ditemukan tanda-tanda sehingga dihentikan pencarian sementara dan dilanjutkan esoknya hingga jenazah keduanya ditemukan.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile