Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

 

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Takluk di Piala Super Spanyol, Xavi Sebut Barcelona Gagal Redam Serangan Balik Madrid

Rabu 12 Jan 2022 23:22 WIB

Red: Israr Itah

Pelatih FC Barcelona Xavi Hernandez menilai timnya gagal menghentikan serangan balik Real Madrid di Piala Super Spanyol.

Pelatih FC Barcelona Xavi Hernandez menilai timnya gagal menghentikan serangan balik Real Madrid di Piala Super Spanyol.

Foto: EPA-EFE/MIGUEL ANGEL MOLINA
Barcelona takluk 2-3 dari Real Madrid di semifinal Piala Super Spanyol.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Real Madrid melaju ke final Piala Super Spanyol. EL Real menaklukkan Barcelona 3-2 lewat gol pada babak perpanjangan waktu di Stadion King Fahd, Riyadh, Arab Saudi, Kamis (13/1/2022) dini hari WIB. Federico Valverde menjadi pahlawan kemenangan dengan menjebol gawang Barcelona setelah kedua musuh bebuyutan bermain imbang 2-2 pada waktu normal.

 

Barcelona gagal menghentikan serangan balik mematikan Madrid. Dua gol Madrid, termasuk dari Valverde, berasal dari situasi counter attack. Pelatih Barcelona Xavi Hernandez menyesai kegagalan pasukannya mengantisipasi ini.

Baca Juga

“Kami mendominasi banyak fase, kami bermain dengan beberapa kompleks. Namun kami membuat kesalahan tidak menghentikan serangan balik mereka, yang telah kami diskusikan sebelumnya," kata Xavi, dikutip dari Marca. 

Menurut Xavi, Madrid memanfaatkan kesalahan para pemain Barcelona dengan maksimal. Ia mengaku sedih dengan hasilnya, tapi bangga dengan performa pasukannya. 

"Perasaan kami sangat buruk untuk kekalahan ini, tapi bangga untuk permainan dan mendominasi lawan. Kami kurang sabar dan bertanggung jawab,"kata dia. 

Xavi sudah dua bulan menjabat sebagai pelatih Barcelona setelah menggantikan Ronald Koeman. Ia menilai pasukannya berada di jalur yang benar. Menurut dia, Barcelona membutuhkan titik balik untuk naik setelah performa inkonsisten.

Vinicius Junior membuka skor untuk Real Madrid dari serangan balik pada menit ke-25. Namun Luuk de Jong menyamakan kedudukan sesaat sebelum turun minum, tepatnya pada menit ke-41, menyusul kesalahan bek Madrid Eder Militao.

Karim Benzema membawa Madrid kembali unggul pada menit ke-72. Penyerang Prancis ini mencetak gol dari bola pantul dari dalam kotak penalti. Namun lagi-lagi Blaugrana mampu membalas, kai ini lewat gol tandukan pemain pengganti Ansu Fati pada menit ke-83. Ini penampilan pertama Fati sejak November, yang mampu memaksakan pertandingan ke babak perpanjangan waktu.

Madrid kembali membuktikan mautnya serangan balik mereka. Rodrygo melepaskan umpan silang mendatar ke tepi kotak penalti. Vinicius melakukan gerakan tipuan menembak, yang mengacaukan pertahanan Barcelona dan membuat Valverde sendirian memasukkan bola ke gawang yang kosong. Kali ini, Blaugrana tak bisa membalas.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile