Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

1 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Selama Pandemi 2020-2021, Man City Raup Pendapatan Tertinggi Rp 11,16 Triliun

Kamis 13 Jan 2022 06:40 WIB

Red: Endro Yuwanto

Logo klub Manchester City. Manchester City membukukan pendapatan tertinggi musim 2020-2021 ketika kembali mencatat untung sekalipun sebagian besar laga dimainkan di stadion kosong penonton karena pandemi Covid-19.

Logo klub Manchester City. Manchester City membukukan pendapatan tertinggi musim 2020-2021 ketika kembali mencatat untung sekalipun sebagian besar laga dimainkan di stadion kosong penonton karena pandemi Covid-19.

Foto: joe.co.uk
Hal ini didorong pendapatan siaran City yang naik 56 persen dari tahun sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juara bertahan Liga Primer Inggris, Manchester City, membukukan pendapatan tertinggi musim 2020-2021 ketika kembali mencatat untung sekalipun sebagian besar laga dimainkan di stadion kosong penonton karena pandemi Covid-19. Klub Kota Manchester ini mencatat total pendapatan 569,8 juta pound/780,23 juta dolar AS atau sekitar Rp 11,16 triliun.

Dalam laporan tahunan yang diterbitkan Rabu (12/1/2022) waktu setempat seperti dikutip Reuters, angka tersebut mengalahkan catatan untung besar sebelumnya sebesar 535,2 juta pound pada musim 2018-2019 sebelum dirongrong pandemi.

Baca Juga

Ini adalah ketiga kalinya dalam lima musim Man City menembus ambang 500 juta pound, sementara laba the Citizens mencapai 2,4 juta pound.

Man City menjuarai liga dan Piala Carabao pada 2020-2021, selain mencapai final Liga Champions dan semifinal Piala FA. Pendapatan matchday klub ini turun 98 persen dibandingkan tahun sebelumnya tetapi ini diimbangi oleh pendapatan dari pos lain yang didorong oleh pendapatan siaran yang naik 56 persen dari tahun sebelumnya menjadi 297 juta pound.

Pendapatan komersial naik 10 persen menjadi 271,7 juta pound berkat mitra baru seperti Cadbury dan AxiTrader.

"Dari perspektif bisnis, kami senang bisa kembali untung setelah berhasil mengatasi tantangan pendapatan akibat pandemi," kata kepala eksekutif Man City Ferran Soriano. "Covid-19 tidak menghentikan kami dan kami terus tumbuh, berinovasi dan mengembangkan gagasan-gagasan baru."

Man City, lanjut Soriano, berharap tantangan terkait pandemi dari dua musim terakhir terus mereda. "City mencatat rugi bersih 126 juta pound selama musim 2019-2020 setelah membukukan rekor keuntungan lebih dari 10 juta pound setahun sebelumnya," jelasnya.

Man City tengah memuncaki klasemen liga dengan 53 poin setelah 21 pertandingan. The Citizens akan menjamu Chelsea yang menempati posisi kedua dan tertinggal 10 poin, Sabtu (15/1/2022) pekan ini.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile