Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sunah Buang Air Kecil Jongkok, Bisa Hindari Ejakulasi Dini

Jumat 14 Jan 2022 02:23 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: A.Syalaby Ichsan

Kesalahaan laki-laki saat buang air kecil (ilustrasi).

Kesalahaan laki-laki saat buang air kecil (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com.
Salah satu tuntunan yang diajarkan Nabi adalah membuang air kecil dengan cara jongkok

REPUBLIKA.CO.ID, Rasulullah SAW memberikan tuntunan dalam menjalankan aktivitas harian, mulai bangun tidur hingga tidur kembali. Salah satu tuntunan yang diajarkan Nabi adalah membuang air kecil dengan cara jongkok.

Dalam sebuah hadis, Sayyidah Aisyah berkata, “Man haddatsakum anna Rasulallah SAW baala qaa-iman falaa tashaddiquhu maa kaana yabuulu illa jaalisan,”. Yang artinya, “Barang siapa yang berkata bahwa Rasulullah kencing dengan berdiri, maka jangan kalian benarkan. Rasulullah tidak pernah kencing berdiri kecuali dengan duduk”.

“Ternyata banyak sekali manfaat kesehatan yang kita dapat apabila kita buang air kecil itu dengan jongkok,” kata Ketua Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) Banten Yahmin Setiawan dalam program Republika Ngaji yang tayang di kanal Youtube Republika Official setiap Kamis pukul 20.00 WIB.

https://www.youtube.com/watch?v=DL_nt4gW35I&list=PLpJ2f3TJMy_ECRBARhcOK3Wdv91nAaH-d

Yahmin menjelaskan bahwa buang air kecil yang benar adalah dengan jongkok. Hal ini berkaitan dengan kejadian pembesaran prostat atau benigna prostat hiperplasia (BPH). Selain itu, buang air kecil jongkok juga dapat menghindari kejadian ejakulasi dini bagi laki-laki.

Selain buang air kecil, buang air besar pun harus dilakukan dengan jongkok. Buang air besar dengan posisi jongkok dapat lebih efektif dan lebih cepat. Tak hanya itu, kata dia, guna menyehatkan tubuh dan pencernaan maka masyarakat disarankan memperbanyak makanan berserat yang berasal dari buah-buahan dan sayur.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile