Saturday, 26 Zulqaidah 1443 / 25 June 2022

Saturday, 26 Zulqaidah 1443 / 25 June 2022

26 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Media Arab: 8 Pemimpin Hamas Tinggalkan Gaza dan Hidup Mewah

Sabtu 15 Jan 2022 07:59 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Nashih Nashrullah

Pejuang Hamas, ilustrasi. Pemimpin Hamas dilaporkan telah meninggalkan rumah mereka di Gaza

Pejuang Hamas, ilustrasi. Pemimpin Hamas dilaporkan telah meninggalkan rumah mereka di Gaza

Pemimpin Hamas dilaporkan telah meninggalkan rumah mereka di Gaza

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Para pemimpin senior faksi Palestina, Hamas, dilaporkan telah meninggalkan rumah mereka di Jalur Gaza. Seorang sumber intelijen Israel menyebut, saat ini mereka tinggal di hotel mewah di negara-negara kaya, bersama dengan keluarga. 

Menurut sebuah laporan oleh Yedioth Ahronoth, dari kamp pengungsi hingga hotel bintang 5, setidaknya delapan tokoh teratas dari gerakan Hamas dan "Jihad Islam" meninggalkan kantong itu selama setahun terakhir. 

Baca Juga

Dilansir di Asharq Al-Awsat, Sabtu (15/1), sosok pertama yang mengambil bagian dalam eksodus ini adalah Ismail Haniyeh, pemimpin politik Hamas di luar negeri. Dia meninggalkan rumahnya di Kamp Pengungsi Al-Shati menuju hotel-hotel mewah di Doha, ibu kota Qatar. 

Haniyeh membenarkan kepergiannya karena pencalonannya untuk kepemimpinan Hamas, dimana pemilihan berakhir beberapa bulan yang lalu. 

Dia menekan pihak berwenang Mesir mengizinkan istri dan anak-anaknya meninggalkan Jalur Gaza melalui penyeberangan Rafah, dan mereka saat ini tinggal bersamanya dalam kemewahan Qatar.

Tokoh kunci lainnya adalah Khalil al-Hayya, yang sampai saat ini menjabat sebagai wakil pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar. Dia meninggalkan daerah kantong itu beberapa bulan lalu setelah menerima promosi sebagai Kepala Hubungan Negara-negara Arab dan Muslim kelompok itu. 

Sama seperti Haniyeh, Hayyah berhasil membawa keluarganya keluar dari Gaza dan pindah ke Doha. 

Sosok lainnya dalam daftar termasuk Salah Al Bardawil, seorang anggota senior kelompok yang memperoleh izin meninggalkan Gaza bersama keluarganya selama satu tahun, serta Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri dan penasihat diplomatik veteran dan wakil pribadi Haniyeh Taher al-Nunu.

Doha bukan satu-satunya tujuan dari pemimpin kelompok ini. Negara Turki menjadi rumah baru bagi tokoh Hamas Fathi Hamad. 

Dua pemimpin Jihad Islam di Jalur Gaza, Nafaz Azzam dan Muhammad al-Hindi, juga diam-diam meninggalkan Gaza beberapa waktu lalu. Azzam berada di Suriah dan mungkin juga di Beirut, sementara al-Hindi telah menjadikan Istanbul sebagai rumah barunya. 

Sumber: aawsaat

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile