Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

10 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Guardiola Sindir Balik Tuchel dan Liverpool Jelang Laga City Vs Chelsea

Sabtu 15 Jan 2022 08:58 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola.

Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola.

Foto: AP/Scott Heppell
Guardiola mengatakan, Man City juga menderita oleh serangan Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola menepis tudingan pelatih Chelsea Thomas Tuchel bahwa the Citizens diuntungkan dalam perburuan gelar Liga Inggris karena hanya sedikit pemainnya yang terkena Covid-19. Guardiola mengatakan timnya menderita seperti tim lainnya.

The Citizens terus melaju kencang di depan setelah memulai bulan Desember unggul satu poin dari Chelsea dan Liverpool. Juara bertahan Liga Primer Inggris ini menghasilkan nilai sempurna pada Desember dengan memenangkan tujuh pertandingan dan kini unggul sepuluh poin di puncak atas Chelsea di urutan kedua.

Baca Juga

Performa City di puncak klasemen menipiskan peluang dua tim pesaing, yakni Chelsea dan Liverpool, dalam persaingan gelar Liga Primer Inggris musim ini. Optimisme dua tim tersebut seolah tertusuk oleh performa City yang terus konsisten. Namun pihak Liverpool dan Chelsea rupanya tak sepenuhnya menerima kenyataan yang terjadi.

Bek Liverpool Virgil van Dijk pekan lalu mengatakan City memiliki sedikit cedera dan kasus Covid-19 pada Desember dibandingkan The Reds. Pada bulan tersebut, Liverpool kehilangan Van Dijk, Thiago Alcantara, dan Fabinho.

Sementara Tuchel menggunakan konferensi pers jelang pertandingan melawan Manchester City di Etihad, Sabtu (15/1), malam WIB untuk 'menyerang' City. Tuchel menyebut City tak menderita gelombang Covid-19 seperti The Blues. Perbedaan tersebut membuat Chelsea tertinggal dari City.

Semua kritikan itu dimentahkan Guardiola. Ia menegaskan timnya sama seperti klub lain di mana pemainnya menderita Covid-19. Hanya, City tak menyebutkan nama yang terkena demi alasan kerahasiaan medis. Kendati demikian, ia mengungkapkan ada 11 pemain yang dites positif Covid-19 sehingga untuk sementara tak bisa dimainkan.

“Kami mengalami cedera, kami memiliki Covid. Mungkin kami tidak mengatakan pemain mana, untuk menghormati [para pemain itu] klub tidak melakukannya, tetapi kami memiliki banyak pemain dan staf internal dengan Covid. Pada awal musim ini kami juga mengalami banyak cedera parah pada pemain kami. Jadi apa yang bisa saya katakan? Jika mereka percaya kami beruntung, oke kami beruntung. Terima kasih,” jelas Gurdiola dilansir dari Manchester Evening News.

Guardiola mengatakan sebelumnya para pesaing City menggunakan alasan uang atas pencapaian timnya. Sekarang alasan Covid-19 yang diapungkan. Ia menyatakan tak mau ambil pusing untuk itu.

Mantan pelatih Barcelona tersebut menilai Chelsea dan Liverpool tetap penantang gelar Liga Inggris yang diunggulkan daripada tim lain. City bisa unggul 13 poin dari Chelsea jika mengalahkan tim The Blues, malam nanti.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile