Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Mengejutkan, Kecoak Menyumbat Telinga Seorang Pria Selama Tiga Hari

Sabtu 15 Jan 2022 19:25 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Nora Azizah

Kecoak berdiam di dalam telinga seorang pria di Selandia Baru selama tiga hari.

Kecoak berdiam di dalam telinga seorang pria di Selandia Baru selama tiga hari.

Foto: Freeimageslive
Kecoak berdiam di dalam telinga seorang pria di Selandia Baru selama tiga hari.

REPUBLIKA.CO.ID, AUCKLAND -- Seorang pria di Auckland, Selandia Baru, Zane Wedding (40 tahun) mulai mengalami sensasi tersumbat di telinga kirinya setelah bangun dari tidur siang setelah berenang. Setelah dua malam tanpa tidur, Wedding memilih untuk mencari perawatan medis. Ternyata, ia mendapati fakta mengejutkan bahwa ada serangga kecoak di dalam telinganya.

Awalnya setelah berobat, seorang dokter memberi tahu Wedding bahwa dia memiliki sel kulit mati di gendang telinganya dan perasaan itu akan hilang dengan sendirinya. Wedding menjelaskan kepada Insider bahwa kemudian dia diberi resep antibiotik.

Baca Juga

"Ketika saya mengatakan kepadanya (dokter) bahwa telinga masih terasa penuh, dia meyakinkan saya bahwa itu jelas dan saya harus menggunakan pengering rambut untuk mengeringkan kelebihan air," kata Wedding kepada Insider seperti dikutip dari laman People, Ahad (16/1/2022).

Kendati demikian, sensasi itu tidak hilang dan akhirnya mendorong Wedding untuk menemui spesialis telinga. Saat itulah Wedding mengetahui bahwa dia memiliki serangga di telinganya.

"Dalam satu detik setelah melihat telinga, dia (spesialis) mengidentifikasinya sebagai serangga. Dia juga kaget, dia tak percaya," katanya.

Untuk menghilangkan serangga, spesialis menggunakan pinset dan alat pengisap. Akhirnya, Wedding merasa lega.

"Saya bisa merasakan setiap kali dokter menyentuhnya dan saya terus membayangkan kecoak dijepit di gendang telinga saya. Saya benar-benar duduk di rumah dengan pengering rambut yang meniupkan udara panas ke kecoak selama dua hari, memasaknya di telinga saya," katanya.

Ketika berbicara dengan New Zealand Herald, Wedding mengatakan kepada media tersebut bahwa spesialis telinga belum pernah melihat ini sebelumnya.

"Saya sudah membacanya, tetapi tak pernah melihatnya," kata spesialis.

Ketika memikirkan kembali kejadian itu, Wedding mengatakan kepada New Zealand Herald bahwa insiden itu masih membuatnya merasa merinding.

"Saya tertidur di sofa pada Jumat malam dan berakhir dengan kecoak di telinga saya selama tiga hari," ujarnya.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile