Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

4 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sudah 748 Kasus Omicron di Indonesia, 155 Transmisi Lokal 

Ahad 16 Jan 2022 08:55 WIB

Rep: Febryan A/ Red: Fuji Pratiwi

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi. Kasus Omicron sudah mencapai 748 kasus hingga Sabtu (15/1/2022) dan sebanyak 155 di antaranya merupakan kasus transmisi lokal.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi. Kasus Omicron sudah mencapai 748 kasus hingga Sabtu (15/1/2022) dan sebanyak 155 di antaranya merupakan kasus transmisi lokal.

Foto: Dok Kemenkes
Kasus Omicron dari luar terbanyak pada pelaku perjalanan dari Arab Saudi dan Turki.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, orang terinfeksi Covid-19 dengan varian Omicron sudah mencapai 748 kasus hingga Sabtu (15/1/2022). Sebanyak 155 di antaranya merupakan kasus transmisi lokal. 

"Sebagian besar dari kasus Omicron ini merupakan pelaku perjalanan luar negeri sebanyak 569, dan transmisi lokal sebanyak 155," kata juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam simposium 'Combating COVID-19 Pandemic without Boundaries', Ahad (16/1). 

Baca Juga

Nadia mengatakan, dari 748 kasus itu, sebanyak 24 kasus di antaranya masih dalam tahap penyelidikan epidemiologi. Karena itu, belum diketahui apakah 24 kasus tersebut akibat transmisi lokal, atau akibat perjalanan luar negeri. 

Dia menjelaskan, pelaku perjalanan luar negeri yang terjangkit Omicron datang dari berbagai negara. Kasus terbanyak terjadi pada pelaku perjalanan dari Arab Saudi dan Turki. "Terbanyak ketiga adalah Amerika Serikat, lalu Malaysia, dan Uni Emirat Arab," ujar dia.

Nadia menambahkan, saat ini juga terdapat sekitar 1.800 lebih kasus probable Omicron. Seribu lebih kasus diduga Omicron ini masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut.

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile