Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

Suara Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota Iran

Ahad 16 Jan 2022 12:42 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Ledakan (ilustrasi)

Ledakan (ilustrasi)

Foto: en.trend.az
Militer Iran menggelar latihan di tengah ketegangan dengan Israel dan AS

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Media lokal dan unggahan di media sosial Iran melaporkan terdengar suara ledakan di beberapa kota di sebelah barat Iran. Namun, penyebab ledakan, Ahad (16/1/2022), masih belum diketahui.

Selama beberapa bulan terakhir terjadi sejumlah insiden serupa. Pihak berwenang mengatakan, militer Iran sedang menggelar latihan militer yang tidak diumumkan ke publik. Latihan itu digelar saat ketegangan dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) semakin memanas.

Baca Juga

Kantor berita semiresmi Fars melaporkan gubernur Kota Asadabad mengatakan mendengar "suara yang mengerikan" tapi tidak jelas asalnya dari mana. "Awalnya karena kondisi cuaca dikira suara petir, tapi kemungkinan itu dibuang," kata pejabat daerah.

"Di beberapa tempat insensitas suara menyebabkan pintu-pintu dan jendela-jendela rumah bergetar dan beberapa orang keluar rumah," kata situs berita Rokna dalam saluran Telegram mereka.

Dalam video yang diunggah di Twitter tampaknya suara itu berasal dari senjata anti-pesawat. Kantor berita Reuters tidak dapat memverifikasi rekaman tersebut.

Ketegangan antara Iran dan musuh bebuyutannya Israel semakin memanas. Sementara itu Teheran melakukan perundingan tidak langsung dengan Washington untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir 2015 dengan kekuatan-kekuatan dunia di Wina.

Baca: Korea Selatan Longgarkan Pembatasan Covid-19

Baca: Gunung Bawah Laut Tonga Meletus, Jepang Hingga Kanada Terbitkan Peringatan Tsunami

Pemimpin Israel memperingatkan akan menggelar aksi militer ke Iran bila proses diplomasi agar Iran menghentikan program nuklirnya gagal. Teheran menegaskan ambisi nuklir mereka untuk perdamaian. 

Baca: Ukraina Jadi Sasaran Peretas, NATO Gandeng untuk Pertahanan Siber

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile